2 Oknum TNI Jadi Penadah Mobil Curian

Author - April 30, 2011

2 Oknum TNI Jadi Penadah Mobil Curian – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya akhirnya berhasil membekuk 11 pencuri spesialis mobil Avanza. Dari 11 pelaku, diketahui 2 oknum TNI yang berperan sebagai penadah atas aksi pencurian tersebut.

Hal ini dinyatakan langung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Heri Rudolf Nahak. Ia mengatakan bahwa para pelaku merupakan jaringan Indramayu yang sudah lama dicari, Semua ada sebelas tersangka.

Seperti di ungkapkan Kombes Heri Jumat 29/4/2011 kedua oknum TNI ini diketahui berinisial Sertu H dan Praka ER. Mereka berdua berperan sebagai menerima kendaraan hasil kejahatan dan menyiapkan surat kendaraan palsu.

Modus operasinya sendiri Kombes Heri menuturkan bahwa mereka menggasak mobil yang diparkir di depan rumah. Kemudian, pelaku merusak kabel alarm serta kunci mobil menggunakan kunci letter T.

Usai menggasak, mobil curian itu kemudian diserahkan ke penadah dan dijual ke orang yang memesannya di daerah Bandung dan Cirebon. Hebatnya, mobil hasil kejahatan yang dijual juga dilengkapi dengan surat-surat kendaraan palsu yang dibuat oleh pelaku.

Dari pelaku sendiri, pihak kepolisian telah menyita 13 mobil lengkap dengan surat kendaraan bodong. Kebanyakan Avanza dan Innova. Mobil-mobil tersebut diketahui dijual seharga Rp30 juta untuk satu unit Avanza dan Rp46 juta untuk Innova.

Saat ini dua oknum TNI sudah diserahkan kepada kesatuannya (POM) untuk dimintai pertanggung jawaban atas aksinya. Selain menjual mobil curian, kedua pelaku juga menjual Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) palsu seharga Harganya Rp2 juta per lembar. STNK ini sendiri diketahui dibuat di markas mereka di Utan Kayu, Jakarta Timur.

Comments are closed.