4 Kawanan Pembobol ATM Nasabah Berhasil Dibekuk Polisi di Depok

Author - July 21, 2012

4 Kawanan Pembobol ATM Nasabah Berhasil Dibekuk Polisi di Depok, Polsek Pancoran Mas, Depok, meringkus empat kawanan perampok spesialis pembobol ATM nasabah bank berinisial RI (22), AS (23), MS (36) dan SA (22). Keempatnya sudah beraksi di beberapa daerah seperti Lampung, Banten dan wilayah Jabodetabek.

Polisi berhasil membekuk keempat tersangka ini di dua tempat berbeda yaitu di Sentul, Kabupaten Bogor dan Tapos, Kota Depok. Berdasarkan hasil penyelidikan, mesin ATM yang sudah berhasil dibobol oleh kawanan ini mencapai ratusan.

“Keempat tersangka ini diancam dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan junto Pasal 2 UU No. 8 tahun 2008 tahun tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidanan Pencucian Uang. Ancama hukuman pidana mencapai 20 tahun. Ketika mereka lakukan transfer dari rekening kartu ATM nasabah bank, disitulah terletak tindakan pencucian uang,” ujar Wakapolsek Pancoran Mas, AKP Ibnu Salim Prasodjo kepada detikcom di Mapolsek Pancoran Mas, Jalan Raya Sawangan, Depok, Jumat (20/7/2012).

Modus yang dilakukan keempat tersangka ini dengan menempelkan nomor call center palsu di depan mesin ATM. Mesin ATM sebelumnya dipasangi batang korek api agar kartu pengguna ATM tersangkut. Tersangka SA bertugas menawarkan bantuan kepada korban dengan menyarankan untuk menelpon Call Center.

“Di sini kemudian RI menawarkan bantuan melalui call center. Karena dia dari call centre palsu, menyarankan untuk membuat laporan kepada bank dengan menyebutkan nomor rekening dan nomor PIN ATM, kemudian menyarankan korban untuk segera ke bank yang bersangkutan,” terang Ibnu.

Setelah membuat laporan dan pergi dari lokasi ATM, AS kemudian berperan mengambil kartu dan menguras uang milik korban. MS berperan sebagai pemantau situasi bilamana aksi mereka terhalang. Uang tersebut kemudian ditransfer ke rekening bank milik tersangka lain yang masih buron, HAN (30).

Ketika korban pergi, AS yang mengambil kartu yang tersangkut dan menguras uangnya. Sedangkan MS berperan sebagai pemantau situasi kalau saja ada orang yang menghalangi aksi mereka. bila uang di rekening korban sampai puluhan juta dan tak mungkin menguras semua, karena ada batas penarikan, maka saldo tersebut ditranfer ke rekening bank milik HAN.

Kasus ini merupakan pengembangan dari laporan korban pembobolan ATM bernama Arul Angga, Selasa (17/7) silam yang ditangani Polsek Pancoran Mas. Arul yang hendak mengambil uang sebesar Rp 500 ribu di ATM BNI Parung, Bogor, lantas bingung karena kartunya tersangkut.

Arul kemudian menghubungi pihak kepolisian. Ketika polisi tiba di tempat, mereka melihat SA masih memegang uang Arul Rp 500 ribu. Dari SA, polisi langsung mengembangkan kasus, sampai menangkap tiga tersangka lainnya dengan menerjunkan 20 petugas yang dipimpin Kapolsek Pancoran Mas, Agus Salim.

4 Kawanan Pembobol ATM Nasabah Berhasil Dibekuk Polisi di Depok

Comments are closed.