60.000 Situs Porno China Ditutup

Author - December 31, 2010

60.000 Situs Porno China DitutupBerita Terbaru, Dalam menciptakan sebuah negara yang bersih tentunya tidak mudah. Begitulah yang sedang direncanakan oleh pemerintah Cina. Menciptakan negara yang bersih salah satunya dengan cara menggalakkan program lingkungan internet yang bersih. Salah satunya dengan menutup lebih dari 60.000 situs internet porno tahun ini. Bahkan 5.000 di antaranya sedang dalam proses hukum. Menurut Wang Chen, Kepala Kantor Badan Penerangan Pemerintah, mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menghentikan operasi melawan muatan yang dianggap cabul.

Tindakan tersebut dilakukan setelah Beijing melancarkan tindakan perlawanan apapun pada hal-hal yang dapat mencemari negaranya dan dengan penutupan puluhan ribu situs porno ini adalah salah satu tindakan awal untuk menuju Cina menjadi negara yang bersih dan lingkungan internet yang bersih. Selain itu juga, tindakan menutup situs-situs tersebut untuk menghindari hal yang tidak diinginkan pada anak-anak.

“Selama masih ada orang yang punya motivasi buruk yang ingin menyebarkan kekerasan atau informasi pornografi, kami akan melanjutkan operasi untuk menindak tegas penyebaran informasi semacam itu,” ujar Wang Chen. Dari 4.965 tersangka, 1.332 orang mendapatkan hukuman kriminal dengan 58 orang dipenjara lebih dari lima tahun. Pemerintah memeriksa 1,79 juta situs internet dan menghapus 350 juta artikel, foto, serta cuplikan video porno dan cabul.

China memiliki lebih banyak populasi dalam jaringan (online) dibanding negara lain dengan perkiraan 450 juta pengguna internet hingga akhir November. Pemerintah kemudian khawatir kalau internet dapat menjadi kanal yang berbahaya yang mengancam citra dan pemikiran di China. China memblokir beberapa situs dan layanan internet populer, seperti Google, YouTube, Twitter, Flickr, dan Facebook, juga situs China lainnya.

Comments are closed.