8 Kepalsuan Yang Menghebohkan Dunia

Author - June 18, 2011

8 Kepalsuan Yang Menghebohkan DuniaBerita Terbaru, Penampakan monster Loch Ness yang selama ini telah menjadi misteri dan menggemparkan dunia akhirnya telah terbukti. Foto penampakan tersebut rupanya hanyalah foto palsu atau yang disebut dengan hoax. Tidak hanya itu saja, masih banyak berbagai kepalsuan yang sempat menghebohkan dunia. Apa sajakah itu? Berikut ini adalah 8 kepalsuan yang sempat menghebohkan dunia.

Foto Loch Ness

Gambar terkenal monster Loch Ness, gambar hitam putih menunjukkan leher panjang keluar dari danau, terbukti palsu. New York Times melaporkan, ‘monster’ ini merupakan model 12 inci yang dibuat dari kayu plastik dan sebuah mainan air yang dibeli di Woolworth di London. Pernyataan tersebut keluar dari mulut pembuat proyek Loch Ness and Morar itu sendiri, David Martin dan Alastaur Boyd.

Buku Harian Adolf Hitler

Menurut Time, pada 1983, mingguan Jerman, Stern, mengklaim menjadi pemilik baru buku harian paling menggemparkan dunia yang diyakini milik Adolf Hitler. Saat itu, mingguan itu membayar US$6 juta (Rp 51,2 miliar) untuk dokumen tersebut.

Buku harian itu kemudian terekspos sebagai ‘barang palsu’ yang dibuat di atas kertas modern menggunakan tinta era 1980-an. Tipuan ini membuat editor Stern, Sunday Times, dan Newsweek kehilangan pekerjaannya.

Perang Dunia

Pada 30 Oktober 1938 terdapat siaran adaptasi radio HG Wells mengenai ‘Perang Dunia’. Siaran ini berhasil membuat para pendengar ketakutan dan meyakini invasi alien sedang berlangsung. Siaran itu dinarasi Orson Wells.

Adaptasi itu ditulis dan disiarkan seolah seperti siaran berita aktual mengenai invasi alien. Para pendengar yakin sedang diserang alien dari Mars, pendengar pun membanjiri kantor harian, radio serta polisi dengan telepon menanyakan cara melarikan diri dari kota.

Invasi Georgia

Time melaporkan, warga Georgia terkejut ketika stasiun Imedi yang pro pemerintah mengumumkan, pemimpin Georgia Mikheil Saakashvili dibunuh dan tank Rusia kembali menyerang setelah perang pendek pada 2008.

Kepanikan pun mulai mewabah dan membuat orang-orang turun ke jalan dan jaringan telepon putus. Nampaknya siaran ini disiarkan sebagai simulasi. Namun, banyak warga Georgia yang terluka dan kabarnya, ada seorang wanita yang terkena serangan jantung kemudian mati karena hal ini.

Manusia Piltdown

Pada 1912, ilmuwan Inggris mengaku berhasil menemukan bukti evolusi manusia, ‘rantai hilang’ antara manusia dan kera. Times melaporkan, bagian tengkorak dan rahang yang dikumpulkan dari gua di Piltdon membuat banyak ahli yakin, sisa-sisa itu merupakan fosil bentuk tak dikenal dari manusia awal.

Namun, 41 tahun kemudian, manusia Piltdown akhirnya diekspos sebagai buatan komposit, tengkorak manusia dari abad pertengahan, rahang bawah 500 tahun orang utan Sarawak dan fosil gigi simpanse.

Bocah Naik Balon

Pada 15 Oktober 2009, Richard dan Mayumi Heene di Fort Collins, Kolorado, menerbangkan balon gas berisi helium ke atmosfer. Kemudian, mereka mengklaim, putra mereka berusia enam tahun, Falcon, berada di dalamnya. CNN melaporkan, saat balon mendarat, Falcon tak ada di dalamnya. Kemudian hari, bocah ini keluar dari persembunyiannya di loteng di atas garasi rumahnya.

Otopsi Alien

Science Channel melaporkan, entrepreneur video di London, Ray Santilli, mengklaim memiliki video otopsi alien yang dilakukan pada 1947 saat insiden Roswell. Saat disiarkan pada 1995, video ini berhasil menarik perhatian jutaan penonton. Kemudian, mengaku video itu adalah palsu dan mengatakan, bagian dalam alien itu sebenarnya otak kambing, selai raspberry dan usus ayam.

Microsoft membeli gereja Katolik

Pada keterangan pers 1994 yang memuat lini tanggal Vatican City mulai menyebar di seluruh web. Keterangan itu mengklaim Microsoft membeli gereja Katolik. Keterangan itu mengutip perkataan CEO Microsoft Bill Gates, “Perpaduan sumber daya Microsoft dan Gereja Katolik mempermudah agama dan menjadi lebih menyenangkan bagi banyak orang”. Microsoft kemudian mengeluarkan keterangan penyangkalan hal tersebut pada 16 Desember 1994.

Comments are closed.