Aksi Koin Untuk Presiden Dilaporkan ke Polisi

Author - February 2, 2011

Aksi Koin Untuk Presiden Dilaporkan ke PolisiBerita Terbaru, Pernyataan SBY secara tidak sengaja menyinggung masalah gajinya yang tidak pernah mengalami kenaikan selama menjabat sebagai Presiden Indonesia. Hal tersebut membuat reaksi dari berbagai kalangan, salah satunya adalah aksi penggalangan dana yang dinamai dengan Koin Untuk Presiden. Baru-baru ini, kabarnya aksi tersebut telah dilaporkan kepada pihak polisi sebagai tindak pidana.

Menurut pengamat politik The Indonesian Institute, Abdul Rohim Ghozali menilai tindakan tersebut sangat berlebihan. Jika pemerintah maupun partai Demokrat telah melaporkan aksi Koin Untuk Presiden kepada polisi. Ia lebih menyarankan agar aksi tersebut tidak perlu ditanggapi. Seperti yang diberitakan pada sebelumnya, anggota Komisi III Fraksi Demokrat, Ruhut Sitompul berencana akan mengadukan ke polisi anggota DPR yang menjadi inisiator kampanye “Koin untuk Presiden”.

Pihak istana presiden pun sudah menegaskan bahwa tindakan itu merupakan bagian dari melecehkan kepala negara yang sama saja menghina simbol negara. “Sedang dipikirkan apa perlu ditindaklanjuti atau tidak. Tapi yang pasti patut diselesalkan. Lebih jelas, tindakan ini tidak ada manfaatnya, kalau tidak boleh disebut tindakan yang kurang waras,” ujar Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha.

Menurut Rohim, tidak ada yang perlu ditanggapi dari aksi anggota DPR RI karena sebenarnya tidak ada satupun yang dirugikan atau diuntungkan.

Sebaliknya, kata dia, pemerintah harus melihat bahwa ini hanya aksi menyampaikan pendapat yang tujuannya menyindir agar para staff presiden ke depan bisa bekerja lebih baik. “Yaitu memberi masukan bahwa tidak harus presiden mengungkapkan semua dalam pernyataannya sesuatu yang tidak berguna atau tidak penting dan justru akan lebih menyakiti hati rakyat. Itu kan sindiran saja, kenapa presiden mengeluh soal gaji yang tidak naik, di sisi lain kehidupan rakyatnya juga belum sejahtera,” pungkasnya.

Comments are closed.