Akun Pendiri Facebook di Hacker, Keamanan Diperkuat

Author - January 29, 2011

Akun Pendiri Facebook di Hacker, Keamanan DiperkuatBerita Terbaru, Selama ini, keamanan situs jejaring sosial Facebook masih dinilai sangat lemah. Para pengguna Facebook sangat rentan terhadap gangguan para Hacker. Hal tersebut, terbukti dengan jelas saat akun pendiri Facebook, Mark Zuckenberg berhasil dijebol oleh para peretas yang tak bertanggung jawab. Setelah Hacker tersebut berhasil menguasai akun milik Mark, ia juga telah menulis pesan unik di status Mark.

“Biarkan hacking ini dimulai: bila Facebook butuh uang dan tak pergi ke bank, kenapa Facebook tak membiarkan penggunanya berinvestasi di Facebook secara sosial? Kenapa tidak mengubah Facebook menjadi sebuah ‘bisnis sosial’ seperti yang dilakukan oleh pemenang Nobel Muhammad Yunus? http://bit.ly/fs6rT3 Bagaimana pendapatmu? #hackercup2011”

Mengenai hal tersebut, rupanya agak terlambat diketahui oleh Mark bersama rekan-rekan kerjanya di Facebook, karena status palsu Zuckenberg itu sempat mendapat jempol ‘Like’ dari 1.803 pengguna Facebook, dan bahkan telah dikomentari oleh sekitar 500 orang pengguna Facebook. Belakangan, postingan tersebut dihilangkan, namun screenshotnya sudah keburu diabadikan oleh situs Techcrunch. Menurut situs Forbes, sepertinya komentar sang hacker ditujukan untuk ‘memprotes’ investasi Goldman Sachs pada Facebook baru-baru ini.

Sementara hashtag (tanda ‘#’) ‘hackercup’ menurut situs Computerworld, mengacu pada sebuah kompetisi yang tengah berlangsung untuk menguji layanan Facebook. Yang jelas, peristiwa ini merupakan penyusupan terhadap akun Facebook kedua di pekan ini, setelah sebelumnya akun Presiden Prancis Nicolas Sarkozy juga bobol. Meski begitu, sehari setelah pembobolan akun Zuckerberg, Facebook langsung memperkuat sistem keamanannya dengan menawarkan koneksi aman via saluran ‘https’ yang telah ter-enkripsi, serta cara baru otentifikasi saat lupa password, yang tidak lagi menggunakan Captcha biasa, namun menggunakan pengenalan identifikasi foto teman.

Sebenarnya, tuntutan kebutuhan atas penerapan koneksi via saluran ‘https’ sudah ada sejak tahun lalu, sejak kemunculan tool software hacking bernama Firesheep. Tool ini membuat para peretas dengan mudah mengetahui aktivitas pengguna Facebook melalui koneksi internet umum yang tidak diamankan. Saat itu, Facebook mengatakan telah mengujikan akses sistem SSL/ encrypted. Sistem itu akhirnya akan bisa dinikmati oleh seluruh pengguna.

Comments are closed.