Web Hosting Indonesia
Angelina Sondakh: Mas Adjie, Anak-anak Kita

Angelina Sondakh: Mas Adjie, Anak-anak Kita

Angelina Sondakh: Mas Adjie, Anak-anak KitaBerita Terbaru, Kepergian suami tercinta almarhum Adjie Massaid secara mendadak, telah meninggalkan duka mendalam bagi Angelina Sondakh. Sedih dan duka mantan Puteri Indonesia ini tersimpan di balik kacamata hitam yang dikenakannya, saat ditemui di gedung DPR-RI, Sabtu (5/2/2011).

Balutan serba hitam, tak tertinggal kacamata hitam pun turut menutupi matanya yang sembab akibat tangisnya yang tak kunjung mereda, dikenakan Angie saat sampai di gedung Nusantara DPR-RI. Air mukanya yang memerah, tangis sesunggukan dan air matanya yang mengalir, mengantarkan jenasah suami tercinta untuk disemayamkan di gedung parlemen.

Langkahnya lunglai, saat menyusuri jalan yang selama ini dilaluinya bersama Adjie sebagai anggota dewan. Para kerabat pun, tampak membantunya melangkah menuju kursi, tepat di depan peti jenasah sang kekasih. Tangisnya tak mau berhenti, tak pernah mengira suami tercinta akan pulang secepat itu.

Pandangan Angie pun tampak seakan tak ingin lepas memandangi peti jenasah suaminya. Tak terkira sudah berapa banyak air mata mengalir membasahi pipinya. Kerabat pun berusaha menguatkan Angie, yang duduk bersebelahan dengan 2 anaknya, Zahwa dan Aaliyah.

Tangis kesedihan Angie pecah, saat kerabat, teman, sahabat dan karyawan Sektretariat DPR menyalami menyampaikan ucapan belasungkawa. Tangis dan air mata terus mengalir saat bersalaman dengan para kerabatnya.

Hanya kata-kata ini keluar dari bibir Angie, “Maafin ya pak, bu kalau ada kesalahan bapak.” Tiap kali bersalaman, tangisnya tak kunjung mereda.

Kepada karyawan sektretariat DPR yang selama ini banyak membantu Adjie pun Angie mengutarakan mohon maaf atas kesalahan dan khilaf yang dilakukan suaminya selama ini. “Maafin bapak ya bu, selama ini mungkin ada salah karena bapak kan orangnya suka bercanda, maafin ya bu,” ujar Angie sembari menangis.

Saat hendak meninggalkan gedung Nusantara menuju Mobil, Angie sulit untuk berdiri dan melangkahkan kaki. Dua orang keluarganya pun tampak membantunya.

Sepanjang jalan menuju mobil, dalam tangisnya terdengar nama Adjie terus keluar dari Angie. ” Mas Adjie…, Mas Adjie…., Mas Adjie anak-anak kita,….. Mas Adjie…” Kata-kata itu keluar begitu saja dari dirinya.

Sesampai di Mobil pun tangisnya tak jua mereda. Sembab matanya karena tangis kesedihan mendalamnya tetap tersimpan di balik kacamata hitam Angie.

Comments Closed


Tag : Anak-anak KitaAngelina Sondakh: Mas Adjie