Bianca Menangis Mencari ayah, Dimana Papa?

Bianca Menangis Mencari ayah, Dimana Papa?Berita Terbaru, Anak dari Helmy Yohanes Manuputi (35), Gadis kecil Bianca (5) terus menangis menanyakan ayahnya. Helmy tewas akibat penganiayaan yang dilakukan beberapa oknum TNI. Menurut ibunda Bianca, Theresia Wattimuri (33) Bianca sempat dibawa pulang ke rumah, tapi dia terus menangis menanyakan ayahnya yang berpulang ke alam baka.

“Tadi sore kami sempat pulang ke rumah, tapi Bianca malah menangis terus di rumah. Menangisnya kencang sekali sampai tetangga-tetangga datang. Dia (Bianca) cari di mana papanya. Padahal tadi sudah melihat sendiri papanya di kamar duka, tapi dia tetap cari. Mungkin karena masih kecil jadi belum mengerti dia,” ujar Theresia dengan wajah sedih di Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia (UKI) Cawang, Jakarta Timur, Selasa (19/04/2011).

Menurut Theresia, Bianca sempat menanyakan ayahnya kenapa tak jadi mengajaknya jalan-jalan ke PGC Jakarta Timur. Almarhum Helmy, lanjut Theresia, sempat menjanjikan Bianca untuk jalan-jalan, di hari yang sama saat Helmy diculik dan dianiaya oleh Nasabahnya pada Senin (11/4/2011) lalu. Hingga dirawat dalam keadaan kritis akibat disiksa hingga meninggal, Helmy belum sempat menepati janji untuk mengajak anaknya yang semata wayang tersebut jalan-jalan di PGC.

“Bianca sangat dekat dengan papanya. Jadi dia tanya terus. Papanya kemana,” ujarnya.

Saat Theresia membawa kembali Bianca ke RS UKI, Bianca tampak memaksa untuk menemui ayahnya. Padahal saat itu, jenazah Helmy telah dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo untuk menjalani otopsi. “Ayo cari papa. Papa di mana?” kata gadis kecil itu sembari menangis.

Theresia akhirnya membawa Bianca keluar dari rumah sakit untuk membelikannya es krim. Dia berharap Bianca bisa sedikit melupakan kesedihannya.

Helmy merupakan korban penganiayaan, diduga dilakukan oleh oknum TNI. Dia diduga telah disiksa dan dipukuli di kantornya, PT Sinar Mitra Sepadan (SMS) Finance di Jalan Margonda, Depok dan di salah satu tempat yang diduga markas oknum TNI tersebut. Setelah disiksa, Helmy dilemparkan di depan PGC Cililitan, Jakarta Timur, pada Selasa (12/4/2011) dini hari dalam keadaan sekarat akibat luka bacokan dan pukulan benda keras.

Helmy merupakan tulang punggung keluarga. Kesehariannya dia bekerja sebagai jasa penagih utang di SMS Finance untuk menghidupi keluarganya.

Comments are closed.