Bocah Ini Tidak Mengenal Rasa Sakit

Author - June 16, 2011

Bocah Ini Tidak Mengenal Rasa SakitBerita Terbaru, Seorang bocah tiga tahun asal Telford, Shropshire, Inggris, memiliki kelainan genetika langka yang menjadikan tubuhnya kebal dari rasa sakit. Meski begitu, bocah yang bernama Josh Hodgkiss ini sulit untuk dikendalikan. Terkadang, ia sering menyakiti dirinya sendiri seperti mencabut kukunya, mengigit lidahnya hingga terpotong setengah, dan membenturkan tubuhnya hingga lebam tanpa sadar bahwa tindakannya itu dapat membuat nyawanya hilang. Meski tidak mengenal rasa sakit, namun sang ibu tetap mengkhawatirkan kelakuan Josh yang sering menyakiti dirinya dan juga orang lain.

Josh telah terkena kelainan genetik langka yang disebut Smith-Magenis Syndrome sejak lahir. Kelainan ini diperkirakan hanya menyerang satu dari setiap 25 ribu anak. Kondisi tersebut juga membuatnya tidak memiliki konsep tentang bahaya dan memiliki pola tidur yang kacau. Disaat semua orang tertidur lelap, Josh masih terjaga. Demi melindungi putranya, pasangan Mark dan Stephanie Hodgkiss rela menghabiskan £12 ribu atau lebih Rp165 ratus juta untuk mendesain interior rumah agar aman bagi Josh. Mulai dari pelindung dinding yang empuk, hingga lampu sensor untuk mencegah Josh menyakiti dirinya sendiri.

Mereka juga membeli tenda khusus ‘SafeSpaces’ seharga £10 ribu atau sekitar Rp140 juta untuk tempat Josh menghabiskan waktu sendiri saat semua terlelap. “Hal terburuk tentang kondisinya adalah dia tidak merasa sakit. Ini menakutkan. Saya pernah keluar dari kamar mandi dan melihat darah di mana-mana. Lidahnya robek setengah, tapi ia hanya duduk santai menonton televisi,” kata sang ibu.

Josh tak hanya menyakiti dirinya sendiri. Tanpa memiliki konsep sakit, Josh bisa berubah menjadi sosok mengerikan. Ia kerap menyerang orangtua dan dua saudaranya dengan kekerasan serupa. “Dia pernah mematahkan hidung saya, tapi dia santai saja tak merasa bersalah,” sang ibu menambahkan. Dengan kondisi itu, sang ibu terus mendampingi Josh sepanjang waktu. Sang ibu harus terus memantau aktivitas Josh agar tak membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Comments are closed.