Borong 1700 Paten Wireless, Intel Rogoh Kocek Rp 3,5 Triliun

Author - June 22, 2012

Borong 1700 Paten Wireless, Intel Rogoh Kocek Rp 3,5 Triliun, Produsen prosesor Intel merogoh kocek sebesar 375 juta dollar AS atau sekitar Rp 3,5 triliun untuk membeli 1.700 paten dari perusahaan teknologi Interdigital.

Ribuan paten tersebut mencakup inovasi-inovasi teknologi panggilan telepon dan transimisi data wireless yang digunakan di berbagai perangkat, mulai dari komputer hingga ponsel.

Pembelian tersebut adalah bagian dari strategi Intel untuk memperluas penggunaan chip buatannya di perangkat mobile.

Intel adalah satu dari banyak perusahaan teknologi yang membeli portfolio paten untuk memperlancar negosiasi dengan para pesaing di pasar smartphone yang sangat kompetitif.

Interdigital sendiri adalah perusahaan pengembang teknologi wireless yang telah berkecimpung di dunia transmisi suara dan data nirkabel sejak dekade 70-an.

Portfolio paten Interdigital melingkupi teknologi-teknologi yang dipergunakan secara luas seperti sistem jaringan mobile generasi ketiga (3G) dan beberapa pengembangan baru yang baru akan diimplementasikan oleh operator jaringan.

Sengketa paten sering terjadi di industri perangkat mobile selama beberapa bulan terakhir. Sejumlah pemain di industri ini berusaha saling menjatuhkan dengan mengajukan tuntutan hukum atas teknologi yang dipakai di produk smartphone dan tablet milik pesaing. Salah satu contohnya adalah sengketa antara Apple dengan Samsung dan HTC.

Perusahaan yang memegang paten dalam jumlah besar kadangkala lebih memilih negosiasi dengan kompetitor ketimbang mengajukan tuntutan hukum agar pengembangan gadget baru tidak tertunda.

Dengan membeli portfolio paten milik Interdigital, Intel akan memiliki posisi tawar yang lebih tinggi di mata pesaing-pesaingnya di industri mobile.

Selama ini Intel berambisi menjual chip bikinannya ke para pembuat perangkat mobile, tetapi kesulitan membujuk produsen-produsen yang bersangkutan agar mendukung rencananya.

Borong 1700 Paten Wireless, Intel Rogoh Kocek Rp 3,5 Triliun

Comments are closed.