Buron BLBI Sherny Dipulangkan, Kejagung Harus Follow the Money

Author - June 15, 2012

Buron BLBI Sherny Dipulangkan, Kejagung Harus Follow the Money, Sherny Kojongian Saroha, buronan kasus BLBI yang ditangkap di Amerika Serikat (AS), kini sudah kembali ke Indonesia. Kalangan Komisi III DPR mendesak Kejagung melacak kerugian negara akibat buron BLBI ini.

Kejagung harus juga fokus pada pengembalian kerugian negara sebesar Rp 1,95 triliun, denda sebesar Rp 30 juta, serta perampasan untuk negara terhadap aset berupa tanah, bangunan, berikut surat-surat hasil lelang sebesar Rp 13,52 miliar.

Kejagung diminta segera melaksanakan putusan in absentia yang dikeluarkan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Maret 2002 dan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada 8 November 2002. Namun Kejagung jangan hanya fokus pada pemidanaan Sherny yang diputus bersalah serta dihukum 20 tahun penjara.

Sudah lamanya terjadinya tindak pidana korupsi ini memang akan menjadi tantangan Kejagung dalam mengembalikan kerugian negara tersebut. Namun mereka harus bekerja keras untuk “follow the money and get it”. Tim Kejagung harus mampu menelusuri aliran dana BLBI tersebut dan mengembalikannya untuk menutup kerugian negara.

Sherny Kojongian Saroha dipulangkan ke Indonesia dengan menggunakan sebuah pesawat komersial. Sherny yang sebelumnya berimigrasi ke AS dan tinggal di California Utara, divonis 20 tahun penjara oleh pengadilan Indonesia tahun 2002 atas penyalahgunaan BLBI. Pengadilan juga memerintahkannya untuk membayar ganti rugi sebesar lebih dari 214 juta. Buronan itu harus cepat diselidiki dengan bukti yang jelas.

LBI Sherny Dipulangkan, Kejagung Harus Follow the Money

Comments are closed.