Foke Bantah Tidak Ada Lagi Masyarakat Gotong Royong di Jakarta

Author - July 22, 2012

Foke Bantah Tidak Ada Lagi Masyarakat Gotong Royong di Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo makan sahur bersama warga Cipinang Besar Selatan Jatinegara Jakarta Timur pada hari puasa kedua ini. Dalam kesempatan tersebut, Fauzi Bowo membantah jika gotong royong warga tidak ada lagi di Jakarta.

“Kalau ada yang mengatakan di Jakarta tidak ada lagi gotong royong dan musyawarah, itu barangkali dia kurang mengenal Jakarta. Di tempat seperti ini, musyawarah mufakat sangat signifikan terlihat,” kata gubernur yang akrab disapa Foke.

Hal itu dia katakan usai santap sahur bersama warga di RW 02 Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (22/7/2012).

Foke mengatakan warga RW 02 tersebut telah bersama-sama membangun mesjid dan sekretariat RW. Ia pun gembira mendengar hal tersebut dan mengapresiasi upaya warga yang mandiri.

“Saya gembira di sini ada beberapa RW yang bergabung, mereka punya ikatan sosial sangat bagus. Dari kantor RW mereka mampu menghimpun kebersamaan dan juga pada saat bersamaan menghimpun dana membangun mesjid dan mengatasi permasalahan masing-masing,” ungkap Foke.

Foke mendukung swadaya warga dalam membangun lingkungan tempat tinggal mereka. Hal ini menurutnya dapat membuat Jakarta lebih menonjol dari daerah lain.

“Ini adalah inti pemberdayaan masyarakat, kita berikan intensif dan dukungan pada setiap RW di Jakarta agar mereka bisa mandiri, lebih berdaya, dan memanfaatkan warganya yang ada. Sinergi ini yang membuat Jakarta lebih menonjol dibandingkan pelosok tanah air,” yakin pria yang dikenal dengan kumisnya tersebut.

Sebagai gubernur, Foke telah menyiapkan mekanisme untuk menampung aspirasi masyarakat Jakarta hingga tingkat RW. Ia yakin mekanisme tersebut bisa mewujudkan sebagian besar aspirasi penduduk DKI Jakarta.

“Saya juga menyampaikan, aspirasi warga lebih diperhatikan dan mekanisme untuk itu sudah ada, dan melalui musyawarah mufakat RW pasti akan diwujudkan. Dengan begitu aspirasi warga di Jakarta bisa diwujudkan pada tahun anggaran akan datang,” ucap Foke.

Sebelum menyantap hidangan sahur, Foke mengharapkan penduduk Jakarta bisa melihat terwujudnya aspirasi mereka. Namun, Foke meminta kesabaran penduduk Jakarta dalam merasakan terwujudnya aspirasi mereka.

Sebagai komitmen dan bukti, pemerintah ini selalu menampung aspirasi warga. Mudah-mudahan tahun depan bisa menyaksikan terwujudnya aspirasi bapak-bapak dan ibu-ibu. Sebenarnya yang diminta warga Jakarta jauh lebih besar dari kemampuan kita, tapi ini satu hal yang lumrah, cuma harus sabar. Dia bukan tukang sulap dan tukang janji, saya ikhtiarkan dan kerja keras pasti terjadi.

Foke Bantah Tidak Ada Lagi Masyarakat Gotong Royong di Jakarta

Comments are closed.