Gianluigi Buffon, Peretas Kebuntuan Menuju Semifinal

Author - June 25, 2012

Gianluigi Buffon, Peretas Kebuntuan Menuju Semifinal, Inilah laga pertama Piala Eropa 2012 yang berakhir dengan adu penalti. Inggris dan Italia meski menampilkan permainan menarik, dengan ”Azzurri” lebih dominatif, tak mampu memecahkan kebuntuan skor hingga perpanjangan waktu usai.

Kiper Italia Gianluigi Buffon menjadi peretas kemandekan situasi dan membawa timnya melaju ke semifinal. Takdir kedua tim dalam laga di Stadion Olimpiade, Kiev, Ukraina, Senin (25/6) dini hari WIB itu dipastikan setelah Buffon sukses memblok tendangan Ashley Cole, bek Inggris. Cole menendang rendah ke arah kiri yang dapat diraih Buffon. Dengan raut wajah kemenangan, kiper yang akrab disapa Gigi itu meraih bola, merangkulnya, dan mengacungkan telunjuknya seraya menatap tajam Cole dan berjalan santai.

Sontak, sorak-sorai para pemain Italia mengangkasa dan kian menggema ketika gelandang serang Alessandro Diamanti menjadi penentu kemenangan. Diamanti sukses menjebol gawang Inggris yang dijaga Joe Hart. Dengan skor akhir 4-2, Italia melanjutkan perjuangannya dengan menantang Jerman di semifinal, 28 Juni mendatang.

Di kalangan pakar sepak bola, Buffon yang bermain di klub Juventus sudah tenar sebagai salah satu penjaga gawang yang paling dominan dan sukses sepanjang sejarah. Pesepak bola legendaris Brazil, Pele bahkan menyatakan Buffon termasuk dalam 125 pemain terhebat di dunia.

Sejak awal pertandingan menghadapi Inggris, kiper berusia 34 tahun itu sebenarnya tak perlu bekerja terlalu keras. Tim Italia dibawah asuhan pelatih Cesare Prandelli menerapkan strategi menyerang yang agresif, di luar ”adat” tim Italia. Gap penguasaan bola yang cukup jauh dengan lawan, –mencapai 64 persen–, membuat banyak pemain lebih sering berkutat di sekitar gawang Inggris.

Meski demikian, gawang Italia beberapa kali terancam juga, terutama oleh penyerang Inggris, Wayne Rooney. Kesempatan pertama Inggris untuk membahayakan posisi Italia berlangsung pada menit keempat. Bek Inggris Glen Johnson melepaskan tembakan dari jarak dekat, namun Buffon melakukan penyelamatan yang brilian. Bola sempat terpental dari tangkisan Buffon tetapi ia bisa menangkapnya lagi.

Pada menit ke-13, Johnson mengirimkan umpan lambung untuk Rooney yang menyambutnya dengan sundulan. Namun, konversi Ronney meleset dengan bola terlalu melambung ke atas gawang. Lagi-lagi, para penonton disuguhi aksi menarik Rooney yang melakukan bicycle kick ke arah Buffon meski tak membuahkan gol pada tambahan waktu babak kedua.

Sementara, Inggris yang sebelumnya tertatih-tatih menuju putaran final karena didera persoalan cedera pemain akhirnya harus menyerah. Meski kalah, “Three Lions” telah menampilkan permainan menawan. Masing-masing kubu membangun serangan yang apik dengan umpan cantik.

Buffon merupakan kiper berpengalaman yang mengantar Italia menjadi juara Dunia 2006. Ia juga berpartisipasi antara lain dalam Piala Dunia 1998, 2002, dan 2010 serta Piala Eropa 2004 dan 2008. Buffon telah melewati 118 pertandingan bersama tim nasional Italia sejak tahun 1997.

Gianluigi Buffon, Peretas Kebuntuan Menuju Semifinal

Comments are closed.