Haposan: Gayus Sakit Jiwa

Haposan: Gayus Sakit JiwaBerita Terbaru, Terdakwa kasus suap dan mafia pajak Haposan Hutagalung tidak gentar jika harus diperiksa dengan pendeteksi kebohongan atau lie detector oleh Kejaksaan Agung. Hal ini diungkapkan Haposan saat persidangannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Mau sepuluh lie detector, silakan! Sepuluh ya, bukan satu,” kata Haposan. Ia pun mengaku siap jika penyidik kejaksaan berniat mengonfrontasikan pernyataannya dengan mantan kliennya, Gayus H.P. Tambunan. “Jadi mau dikonfrontir silakan. Ini harus dimuat yah! Sepuluh lie detetor silakan, dikonfrontir dengan Gayus silakan. Gayus itu sakit jiwa,” tandas Haposan.

Ketika ditanya soal hubungannya dengan dua mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Abdul Hakim Ritonga dan Kemal Sofyan Nasution, Haposan mengaku tidak mengenal mereka berdua. “Ritonga dan Kemal saya tidak kenal. Jadi saya bicara apa adanya.

Sementara itu, penasihat hukum Haposan, Jhon S.E. Panggabean, menganggap pemeriksaan menggunakan lie detector tidak ada relevansinya dengan perkara yang menimpa kliennya. “Apa relevansinya lie detector dengan perkara ini. Kecuali kalau dia (Haposan) sudah masuk ke penyidikan. Minta dululah data-data dari Gayus,” jelas Jhon.

Comments are closed.