Harga Beras Mulai Merakyat

Author - March 5, 2011

Harga Beras Mulai MerakyatBerita Terbaru, Harga beras di sejumlah daerah akhirnya mulai menurun. Penurunan harga tersebut karena saat ini para petani sudah mulai memanen padinya sehingga persediaan tentu saja menjadi banyak. Beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, yang pasokan terbesarnya didatangkan dari kawasan Pantura, yaitu kota Karawang dan Cirebon, mengalami penurunan harga sejak Februari 2011.

Kepala Seksi Perdagangan dan Data Pangan PT Food Station Tjipinang Jaya, Suminta, mengatakan harga beras saat ini menurun dibandingkan dua bulan sebelumnya. “Dua bulan lalu, harga beras paling murah sekitar Rp 6.100-Rp 6.200 per liter. Sekarang, paling murah Rp 5.600,” ucapnya ketika ditemui Tempo, Jumat, (4/3).

Harga beras yang turun sejak Februari adalah jenis Setra, Saigon, IR-64 I, IR-64 II, IR-64 III, dan IR-42, dengan harga termurah dipegang oleh IR-64 III. Beras-beras jenis tersebut mengalami penurunan harga terakhir pada 4 Februari dan 14 Februari 2011.

Harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, per 4 Maret 2011, yaitu, jenis Cianjur Kepala Rp 10.250, Cianjur Slyp Rp 9.500, Setra Rp 8.600, Saigon Rp 8.400, Muncul I Rp 8.500, Muncul II Rp 8.000, Muncul III Rp 7.100, IR-64 I Rp 6.900, IR-64 II Rp 6.000, IR-64 III Rp 5.600, IR-42 Rp 9.500, Ketan Putih Rp 9.600, Ketan Putih (Paris) Rp 12.800, Ketan Hitam Rp 14.500, OP Bulog (Vietnam 5%) Rp 6.500, OP Bulog (Vietnam 15%) Rp 5.700, dan OP Bulog (Thailand 5%) Rp 6.700.

Suminta menyebut, harga beras akan sulit untuk turun lagi. Sebab, kata dia, biaya produksi petani, terutama harga pupuk masih tinggi. Kemudian cuaca yang sedang tidak menentu dinilainya juga agak menyulitkan petani. “Jadi biaya produksi masih tinggi,” ucapnya.

Musim panen ini juga tak membuat petani melimpahkan semua stok berasnya ke pedagang. Para petani tetap mengirimkan beras sesuai angka kebutuhan masyarakat. Pada 3 Maret 2011, pemasukan beras yang diterima Pasar Induk Beras Cipinang sebanyak 2.378 ton, malah lebih sedikit dibandingkan ketika harga beras sedang naik.

Comments are closed.