IHSG Berpotensi Menembus Level 4.000

Author - June 25, 2012

IHSG Berpotensi Menembus Level 4.000, Sentimen pasar yang terlihat membaik membuat potensi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level 4.000 pekan ini lebih terbuka dibandingkan beberapa pekan lalu.

Tim riset Henan Putihrai Securities menilai inflasi bukan risiko utama dalam jangka pendek di pasar domestik, melainkan perkembangan krisis di Eropa yang harus terus dicermati dengan seksama. Pasca pemilu putaran kedua di Yunani dan permintaan dana talangan Spanyol, kekhawatiran pasar dunia menurun cukup tajam.

Henan Putihrai Securities melihat alokasi aset global pada safe haven instrument mengalami penurunan dalam sepekan terakhir, tren yang sudah terjadi sejak awal bulan ini. Alokasi dana terlihat tetap terfokus pada aset berdenominasi dollar AS dan terbatas pada pasar finansial di pasar negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Perkembangan positif diperkirakan akan mewarnai pasar sepekan ke depan, melihat proses stabilisasi di Eropa yang cukup baik. Hal ini termasuk fleksibilitas pemerintah Euro terhadap kebijakan pengetatan anggaran dan penggunaan dana ESM untuk membantu sektor perbankan yang cukup diapresiasi pasar, meskipun belum ada koordinasi dan rencana yang jelas.

Pertemuan tingkat tinggi Eropa tanggal 28-29 Juni akhir pekan depan akan menjadi titik penting bagi penanganan krisis di Eropa.

Di Amerika Serikat, the Fed memperpanjang kebijakan operation twist hingga akhir tahun 2012 dan berencana menjual 267 miliar dollar AS efek jangka panjang dan membeli efek yang memiliki jatuh tempo lebih panjang guna menurunkan biaya pinjaman dan mendorong ekonomi.

Selain itu the Fed memperkirakan ekonomi AS masih akan tumbuh secara moderat dalam beberapa triwulan ke depan, namun tetap mewaspadai pasar finansial global yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penurunan outlook ekonomi.

Di dalam negeri, alokasi aset pada safe haven instrument berkurang. Sejak awal Juni posisi penjualan bersih investor asing mencapai Rp 1,72 triliun di pasar saham, sementara kepemilikan asing terhadap SUN stabil di kisaran Rp 224 miliar.

Stabilitas nilai tukar rupiah menjadi isu penting apabila sentimen pasar memburuk. Secara rentang, level support dan resistance IHSG untuk sepekan depan diperkirakan akan berada di kisaran 3.820-4.005.

Saham-saham yang disarankan untuk dicermati pekan ini di antaranya TLKM, INDF, INDY, PTBA, ADRO, TINS, BBRI, dan BBNI.

IHSG Berpotensi Menembus Level 4.000

Comments are closed.