Iran Bantah Berbagi Teknologi Rudal Dengan Korea Utara

Author - May 27, 2011

Iran Bantah Berbagi Teknologi Rudal Dengan Korea Utara – Dalam laporan PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa) menyebutkan Iran dan Korea Utara secara rutin berbagi teknologi rudal balistik. Namun laporan itu dibantah oleh pemerintah Iran. Mereka menyebutkan bahwa Iran tidak membutuhkan teknologi semacam itu dari negara lain.

Bantahan itu di ucapkan secara tegas oleh Menteri Luar Negeri Iran, Ali Akbar Salehi saat melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu RI Marty Natalegawa, di sela-sela konferensi tingkat menteri (KTM) ke-16 Gerakan Non-Blok (GNB) di Grand Hyatt Hotel, Nusa Dua, Bali, Jumat 27/5/2011.

Dalam pertemuan itu Salehi menjelaskan, kedua menlu membahas isu-isu regional dan isu-isu secara umum.”Kita harus memiliki hubungan yang sangat erat. Jadi Indonesia dan Iran selalu memiliki hubungan baik dan komitmen untuk menyelesaikan masalah masing-masing negara,” jelas Salehi dikutip dari detik Jumat 27/5/2011.

Berkaitan dengan laporan PBB, Beberapa waktu lalu, delegasi PBB menduga Korea Utara dan Iran telah bertukar teknologi informasi di bidang rudal balistik. Namun kegiatan ini ditengarai berlangsung diam-diam. Informasi yang beredar menyebut, bahan terlarang dipindahkan melalui negara tetangga mereka yang menjadi pihak ketiga.

Dalam pemberitaan AFP disebut, negara tersebut adalah China yang merupakan sekutu terdekat Korut dan mitra dagang utama Iran.

Iran menyatakan, program rudalnya merupakan hasil buatan dalam negeri, tetapi sejumlah pengamat Barat mengatakan, beberapa senjata Iran merupakan model lain milik Korut. Khususnya rudal Shahab-3 yang merupakan rudal balistik dengan jangkauan sekitar dua ribu kilometer, diindikasikan sebagai model jiplakan rudal Nodong milik Korea Utara.

Comments are closed.