Isu Mabuk, DPP Gerindra Dukung Noura Lapor Polisi

Author - May 13, 2011

Isu Mabuk, DPP Gerindra Dukung Noura Lapor Polisi – DPP Gerindra mendukung langkah politisinya, Noura Dian Hartarony, untuk melaporkan Kartika Djoemadi ke Polda Metro Jaya karena posting di twitter. Gerindra menilai langkah hukum adalah pilihan terbaik untuk mengakhiri polemik soal tuduhan mabuk dan berjoget di sebuah kafe.

Ini dinyatakan langsung oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon kepada wartawan, Jumat 13/5/2011.Fadli dengan tegas mengatakan kalau tindakan tersebut adalah pencemaran nama baik, dan harus diselasaikan dengan kasus hukum agar lebih beradab.

Partai Gerindra sendiri telah melakukan pemeriksaan internal pada Noura terkait kasus ini. Hasilnya, Noura dinilai tidak terbukti mabuk hingga berjoget di atas meja di Black Cat Jazz Super Club tanggal 5 Mei lalu.

Fadli menjelaskan malam itu Noura datang untuk berdiskusi masalah lingkungan atas undangan sebuah LSM asing. Hal ini terkait dengan tugas Noura di Komisi VI. LSM itu pun telah menjelaskan kronologi pertemuannya dengan Noura.

“LSM itu Infinite Earth. Mereka menulis surat pada saya, ditandatangani ketuanya Todd Lemons. Mereka menulis surat soal kronologi 5 Mei itu. LSM itu bergerak di bidang restorasi dan konservasi serat penyelamatan orangutan di Kalteng,” jelas Fadli seperti diberitakan Detik 13/5/2011.

Dalam kronologi yang disampaikan Noura, dia mendapat undangan untuk bertemu pukul 20.00 WIB di sebuah restoran Meksiko di Arcadia, Plasa Senayan, Jakarta Selatan. Namun Noura yang menyetir dari Bogor baru tiba pukul 21.30 WIB. Kemudian mereka pindah ke Black Cat yang berada di samping restoran itu.

Sedikit informasi, pada 6 Mei jejaring sosial twitter ramai membicarakan kabar bahwa Noura beberapa hari lalu mabuk minuman keras di sebuah klub jazz di Senayan, kemudian naik ke meja, dan menyebar kartu nama. Noura menyebut informasi itu sebagai fitnah. Dia lalu mempolisikan Kartika Djoemadi, yang memposting di @dede, yang berisi tudingan dia mabuk dan berjoget.

Comments are closed.