Jakarta Dibagi Jadi 7 Kota

Author - June 23, 2011

Jakarta Dibagi Jadi 7 KotaBerita Terbaru, Dalam rangka memperingati hari ulang tahun kota Jakarta, Ibukota Indonesia, yang ke-484 tahun, wajah kota Jakarta yang selama ini dinilai masih belum tertata dengan baik dalam menangani berbagai permasalahannya diharapkan dapat teratasi melalui upaya pemekaran kota yang ada di Ibukota. Namun, untuk merealisasikan upaya tersebut, diharuskan telah memenuhi 2 faktor. Faktor pertama adalah penduduk dan kedua adalah luas wilayah. Menurut seorang pakar perkotaan, Yayat Supriyatna, kedua faktor tersebut baru terpenuhi oleh kota administrasi Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Tidak hanya itu saja, dibutuhkan juga evaluasi yang mendalam terhadap kinerja yang telah dilakukan. Pasalnya, pemekaran kota diperkirakan akan menguras anggaran yang sangat besar. Contohnya saja, gaji pegawai dan penyediaan sarana lainnya seperti kantor walikota baru contohnya. Menurut Yayat, pemekaran bukanlah satu-satunya solusi untuk mengatasi permasalahan Jakarta. Utamanya terkait pelayanan masyarakat.

Usulan pemekaran wilayah administrasi digulirkan oleh Dirjen Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri (Kemendag), Djohermansyah Djohar, dalam sambutan di rapat paripurna istimewa peringatan HUT ke-484 Jakarta, di gedung DPRD DKI Jakarta, Kemarin. Djohermansyah yang datang mewakili Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, mengatakan perlu dipikirkan adanya langkah pemekaran kota di Jakarta.

Usulan ini didasari dari jumlah penduduk Jakarta saat ini semakin padat. “Saya minta agar (pemekaran) dikaji dan dipelajari oleh DKI, sebagai satu terobosan dalam rangka memecahkan masalah Ibu Kota. Masalah ibu kota ini salah satunya bagaimana melayani masyarakat secara lebih cepat dan lebih dekat,” kata Djohar, saat membacakan sambutan Mendagri. Misalnya saja Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Kedua kota administrasi yang memiliki wilayah yang cukup luas dimungkinkan untuk dilakukan pemekaran.

“Kota yang besar ini bisa dimekarkan, misalnya Jakarta Timur dan Jakarta Selatan menjadi dua kota. Jadi di Jakarta menjadi tujuh kota, tapi tergantung mandat dari DKI,” jelasnya. Usulan lain yang ditawarkan ditawarkan yakni pemekaran kecamatan. Menurutnya jumlah penduduk di satu kecamatan yang ada di Jakarta bisa mencapai 200 ribu orang. Jika di daerah lain jumlah tersebut sudah dapat menjadi kabupaten.

Comments are closed.