Jamsostek dan Askes Siap Jual Anak Usaha

Author - June 5, 2012

Jamsostek dan Askes Siap Jual Anak Usaha, JAKARTA, Pembentukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) akan terjadi tahun 2014. Namun, sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai nasib anak usaha milik perusahaan yang bakal beralih menjadi BPJS. Kendati begitu, calon BPJS itu siap melepas anak usaha mereka bila ada larangan memiliki bisnis sampingan.

PT Jamsostek, misalnya, memiliki anak usaha PT Binajasa Abadikarya (PT Bijak), yang bergerak dalam bidang usaha Penyedia Tenaga Kerja dan Jasa Pengelolaan Gedung. Kemudian, PT Asuransi Kesehatan (Askes) memiliki PT InHealth, perusahaan asuransi jiwa bersifat komersial.

Saat ini, status pemilikan anak usaha itu masih menjadi polemik. Namun, manajemen perusahaan telah menyiapkan dua rencana. Bila ada larangan memiliki anak usaha, maka mereka akan menjualnya.

Namun, seandainya BPJS boleh memiliki anak usaha, Jamsostek siap mengembangkan lebih besar lagi. Saat ini, aset PT Bijak mencapai Rp 3 miliar. Perusahaan ini telah menyalurkan ribuan tenaga kerja ke luar negeri dan perusahaan di domestik, seperti Astra International, Lotte Mart, Adhi Karya, Bank ICB Bumiputera dan sebagainya.

Menjadi lembaga investasi, InHealth bisa memberikan dividen. Bila dijual, pembeli harus mengubah produk InHealth yang selama ini sama persis dengan Askes. “Kami meminta agar manajemen InHealth mulai memikirkan merancang produk dan premi sendiri. Tapi, kami tidak melarang InHealt menggunakan jaringan rumah sakit yang ada selama ini,” kata Umbu Marisi, Direktur Operasional Askes.

Umbu menyebutkan, premi Inhealth mencapai Rp 1 triliun per tahun 2011. Saat itu, perusahaan ini mengantongi laba bersih sekitar Rp 41 miliar, turun 41 persen dari tahun 2010.

Parikesit Suprapto, Deputi Bidang Usaha Jasa Kementerian BUMN menyebutkan, ada opsi pelepasan anak usaha itu dari perusahaan calon BPJS. “Opsinya, diserahkan ke perusahaan BUMN yang lain,” katanya.

Menurut dia, opsi ini adalah yang terbaik. Mengingat, InHealth memiliki prospek bisnis cerah, sehingga akan lebih baik bila tetap milik pemerintah. Namun, Parikesit enggan memaparkan lebih lanjut, karena opsi itu masih dalam kajian Kementerian BUMN. Jadi Jamsostek dan Askes selalu siap untuk menjual anak usaha.

Jamsostek dan Askes Siap Jual Anak Usaha

Comments are closed.