Kalahkan Turkmenistan, Indonesia Lolos Fase Grup

Author - July 29, 2011

Kalahkan Turkmenistan, Indonesia Lolos Fase GrupBerita Terbaru, Pertandingan leg kedua antara Indonesia melawan Turkmenistan pada persiapan Piala Dunia 2014 yang digelar kemarin malam di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, berlangsung dengan sangat menarik. Pada pertandingan tersebut, Indonesia berhasil mengalahkan lawan dengan skor 4-3. Sebelumnya pada leg pertama, kedua tim hanya mmapu bermain imbang 1-1. Dengan begitu, skor agregat dimenangkan oleh Indonesia menjadi 5-4.

Timnas Indonesia kini sudah menjejakkan kaki di putaran ketiga Pra Piala Dunia 2014 untuk zona Asia. Meskipun sudah berhasil lolos ke fase grup, timnas Indonesia harus lebih giat lagi berlatih dan menyusun strategi permainan yang cemerlang karena pastinya tim yang lolos, bukanlah merupakan tim yang kecil. Indonesia masuk ke babak 20 besar. Disini ada lima grup yang masing-masing berisi empat negara. Dari masing-masing grup, dua peringkat teratas akan melaju ke putaran keempat.

“Fase berikutnya akan sangat sulit. Dengan berisi empat negara tiap grupnya, kalau ingin lolos kita harus menempati posisi pertama atau kedua,” kata pelatih Indonesia, Wim Rijsbergen, Kamis (28/7/2011). “Yang pertama akan kita lakukan adalah mengetahui negara-negara mana saja yang akan kita hadapi, kemudian kita akan melakukan segala hal untuk mengumpulkan informasi tentang lawan,” lanjut pria asal Belanda itu.

Di putaran ketiga ini, tim ‘Merah Putih’ berpotensi bertemu negara-negara Asia dengan tradisi sepakbola kuat semacam Jepang, Korea Selatan, Iran, Australia, atau China. Rijsbergen menganggap hal ini sebagai keuntungan karena para pemainnya punya kesempatan untuk beradu kekuatan dengan lawan berkelas. “Ini bagus untuk pemain karena mereka bisa meningkatkan pengalaman bertandingnya. Ini bagus untuk masa depan dan perkembangan mereka,” ujarnya.

Rijsbergen berharap kelemahan-kelemahan dalam laga kontra Turkmenistan bisa segera ditambal dan timnas akan makin tangguh saat bertarung di fase berikutnya. “Kita akan melihat video pertandingan dan mendiskusikannya dengan para pemain. Dari hal ini, mereka harus belajar dan tak mengulangi kesalahan. Kami masih punya banyak pekerjaan,” simpulnya.

Comments are closed.