Kasus Pajak Ancam Bumi Turun Level

Author - February 7, 2011

Kasus Pajak Ancam Bumi Turun LevelBerita Terbaru, Saham BUMI, pada hari ini (7/2/2011) diprediksikan akan melemah. Kabarnya, pelemahan tersebut dipicu dengan diungkitnya kasus pajak perseroan yang melibatkan Gayus H Tambunan oleh panja DPR. Beli di level Rp. 2.750-Rp.2.700!! Menurut Irwan Ibrahim, seorang pengamat pasar modal mengatakan bahwa peluang kembali diungkitnya kasus pajak perseroan oleh panja pajak DPR akan memicu tekanan jual bagi saham PT Bumi Resources (BUMI) hari ini. Karena, secara hukum kasus pajak grup Bakrie sudah selesai dalam banding pajak ke Mahkamah Agung.

Jika hal tersebut dibongkar, otomatis akan memicu ketidakpastian hukum. Sebab, jika pajak BUMI diungkit kembali maka hal itu dapat memaksa perseroan untuk membayar denda hingga triliunan rupiah dan tentu saja akan mengganggu pada cashflow perseroan. Karena itu, tekanan terhadap BUMI masih terus akan terjadi pada awal pekan ini hingga menuju level support Rp. 2.700.

Pada perdagangan Jumat (4/2) saham BUMI ditutup melemah Rp25 (0,86%) jadi Rp2.850 dengan intraday tertinggi mencapai Rp2.875 dan terendah Rp2.800. Volume transaksi mencapai 19,6 juta unit saham senilai Rp56,02 miliar dan frekuensi 714 kali. Berikut wawancara lengkapnya dengan media inilah.com.

Setelah melemah ke level Rp2.850, bagaimana pergerakan saham BUMI awal pekan ini?

Saya masih melihat potensi pelemahan di saham ini. Terutama, karena dihantui kasus pajak perseroan yang melibatkan mafia pajak Gayus H Tambunan. Investor khawatir, masalah pajak grup Bakrie akan diungkit-ungkit kembali. Jika itu menjadi kenyataan, memicu hilangnya kepastian hukum atas kasus pajak grup Bakrie yang statusnya sudah ditetapkan oleh Mahkamah Agung.

Akan bergerak di kisaran berapa?

Karena itu, BUMI berpeluang mengarah ke level support Rp2.700 dan Rp2.925 sebagai level resistance-nya.

Bagaimana dengan sentimen market?

Justru itu, panja pajak DPR bukan hanya berpengaruh negatif bagi saham BUMI tapi juga bagi market secara keseluruhan. Karena itu, sentimen market menjadi negatif. Pasar melihat adanya ketidakpastian hukum terkait panja kasus Gayus Tambunan. Sebab, kasus Gayus memungkinkan pemeriksaan atas 151 perusahaan (yang disebut-sebut dalam persidangan mafia pajak) oleh DPR.

Data 151 perusahaan tersebut sudah diserahkan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo ke Mabes Polri. Kondisi itu, memperparah kekhawatiran terhadap situasi di Timur Tengah menyusul krisis politik yang terjadi di Mesir. Belum lagi, masalah politik DPR versus KPK di mana 26 anggota dewan yang ditahan dan DPR yang mempermasalahkan status deponeering Bibit-Chandra.

Apakah kasus Gayus berpengaruh langsung pada fundamental BUMI?

Ya. Ini akan jadi masalah. Sebab, bukan hanya kasus pajak perseoran tapi juga anak usahanya PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan Arutmin yang disebut-sebut dalam persidangan Gayus Tambunan tempo hari. Karena itu, tekanan jual di saham BUMI masih akan terjadi awal pekan ini hingga menuju level support Rp2.700.

Padahal, kasus pajak grup Bakrie, sudah selesai dalam banding pajak ke Mahkamah Agung. Jika itu kembali dibongkar otomatis memicu ketidakpastian hukum. Sebab, jika pajak BUMI diungkit-ungkit kembali dan mengharuskan perseoran membayar denda hingga triliunan rupiah akan menggangu cashflow perseroan.

Kondisi BUMI sendiri saat ini bagaimana?

Dari sisi fundamental saat ini, saham BUMI cukup kuat. Sebab, harga batubara sangat tinggi meski sempat melemah ke level US$122 per metrik ton dari sebelumnya US$136. Tren pergerakannya masih naik. Apalagi, untuk 2011 harga batu bara sudah melesat menjauhi US$100 per metrik ton. Bahkan, harga rata-ratanya akan berada di atas US$100.

Karena itu, untuk full year 2010 pun, laporan kinerja BUMI juga diperkirakan positif seiring tingginya harga batu bara dan berkurangnya utang. Memang, di semester I/2010 laba perseroan turun 38% dibandingkan semester II/2009. Tapi, untuk full year 2010 akan positif karena kenaikan pesat harga batu bara.

Apa rekomendasi Anda?

Saya rekomendasikan beli untuk saham BUMI. Sebab, untuk pekan ini saham ini bisa mencapai harga termurahnya ke level 2.750-2.700. Ini harga yang bagus bagi investor jangka panjang untuk melakukan pembelian.

Comments are closed.