Mantan Presiden Tunisia Terserang Stroke

Author - February 18, 2011

Mantan Presiden Tunisia Terserang StrokeBerita Terbaru, Setelah menyerah dari gelombang demonstrasi yang menuntutnya mundur sebagai Presiden, Zine al-Abidine Ben Ali, dikabarkan kini terserang stroke dan kini sedang berbaring lemah di rumah sakit di Arab Saudi. Sejak kabur dari negaranya pada 14 Januari 2011 lalu, pria berusia 74 tahun itu memang sedang dalam keadaan tidak sehat. Menurut salah satu sumber media di Tunisia mengatakan bahwa Ben Ali dilarikan ke rumah sakit pada Selasa, 15 Februari 2011 setelah terkena serangan stroke.

Disitu pula disebutkan bahwa Ben Ali didaftarkan di salah satu rumah sakit di Jeddah dengan nama samaran dengan alasan keamanan. Kabar tersebut juga dibenarkan oleh seorang rekan keluarga Ben Ali yang enggan untuk disebutkan namanya. “Dia menderita stroke dan saat ini kondisinya sangat serius,” ujarnya. Berbeda dengan juru bicara pemerintahan sementara Tunisia, ia enggan untuk berkomentar ataupun memberikan informasi mengenai hal tersebut.

Ben Ali juga dilaporkan telah sejak lama menderita kanker prostat. Beau mengatakan istri Ben Ali, Leila Trabelsi, tidak terlihat menemani suaminya. Kemungkinan Trabelsi tengah berada di Libya. Di Tunisia, kabar kondisi Ben Ali tersebar berkat laporan di sebuah surat kabar. Masyarakat Tunisia yang memang membencinya dan istrinya yang terkenal korup, tidak menunjukkan simpati sedikitpun.

“Jika dia mati, maka kami kehilangan seorang diktator dan saya hanya bisa berkata ‘kematian yang pantas’,” ujar seorang guru di Tunisia, Adel, 50. “Kami sedang membalik halaman bangsa ini, kami punya hal lain yang mesti dikerjakan di Tunisia,” lanjutnya lagi. “Jika dia sudah mati, saya berkata ‘hukuman Tuhan itu cepat’. Saya menolak jika dia dikubur di negara ini,” ujar seorang mahasiswa, Amin, 25.

Ben Ali beserta sebagian besar keluarganya melarikan diri ke Arab Saudi pada 14 Januari lalu ditengah-tengah pergolakan demonstrasi menentang dirinya. Dilaporkan, istrinya yang gemar bergaya hidup mewah, melarikan emas simpanan negara yang nilainya hingga puluhan triliun rupiah. Kini Ben Ali beserta keluarganya menjadi buronan kepolisian Tunisia atas tuduhan melarikan aset-aset negara dan korupsi.

Comments are closed.