Menelusuri Jual Perawan di Kota Bogor

Author - June 2, 2012

Menelusuri Jual Perawan di Kota Bogor, Perdagangan perawan makin marak di Kota Bogor. Korban kebanyakan pelajar SMA yang duduk di kelas 3. Mereka direkrut oleh germo berinisial HER dan EE untuk dijual ke om-om berkantong tebal yang berasal dari Jakarta dan Bandung. Perdagangan perawan itu seharusnya dihentikan, jangan terus-menerus beredar, karena perdagangan perawan itu sangat tidak layak untuk dibiarkan begitu saja.

Menjaring korban yang masih perawan, kedua germo menggunakan sistim MLM (Multi Level marketing). Modus dari satu korban ke korban lainnya. Iming-iming agar korban mau yakni menjanjikan uang banyak, asal bersedia menemani om-om. Dan Jaringan HER-ED memasang satu orang di setiap SMA. Dari satu pelajar ini, dia bisa mempengaruhi beberapa rekannya yang mau memenuhi permintaan germo.

Informasi yang dihimpun dari warga seputar lokasi mangkal para ABG, jika ada pesanan, sang germo lalu mengontak korban. Setelah korban setuju, maka ia akan diberitahu, jika usai sekolah, dia akan di jemput oleh om-om yang menggunakan mobil dengan Nopol yang sudah diberitahukan.

“Jadi begitu ABG itu datang, dia langsung cari nomor polisi mobil yang sudah diberitahukan germo dan langsung masuk. Mereka mangkal di sini nggak lama, karena langsung ada yang jemput. Mereka dibawa masih pakai seragam. Saya nggak tahu, kalau nanti mereka ganti didalam mobil orang yang membawa mereka,” kata warga yang enggan menyebutkan namanya.

Masih menurut bapak dua anak ini, praktek tersebut sudah berlangsung kurang lebih delapan bulan. Warga sekitar lokasi mangkal ABG orderan, tidak mau mengambil resiko, karena menurut informasi, kegiatan tersebut, di beking oleh oknum polisi berpangkat perwira. Terbongkarnya kasus perdagangan ABG yang diduga melibatkan oknum perwira polisi ini atas laporan NAP, 39 tahun, ibunda MS 17 tahun, salah satu korban berinisial NAP, warga Kedung Waringin Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor dalam laporan polisinya mengatakan, keperawanan anak gadisnya yang masih duduk di kelas 3 salah satu SMA di Kota Bogor ini sudah di renggut om-om.

Kehormatan anak gadisnya di renggut sekitar pertengahan Bulan Desember 2009 di Hotel PA, Jalan Raya Kedung Halang Kelurahan Cibuluh Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor. NAP mengaku, semula tidak curiga. Namun perubahan sikap dan gaya hidup anaknya yang sering mangkal di Plaza Jambu Dua, membuatnya penasaran.

Sementara itu, Kapolwil Bogor, Kombes Pol Agung Sabar Santoso saat dikonfirmasi adanya perdagangan perawan ABG yang diduga mendapat beking dari oknum perwira polisi mengungkapkan, jika terbukti hal tersebut, maka ia tidak segan-segan untuk memproses anggotanya termasuk pemecatan dari jabatannya yang telah merugikan para wanita.

Jika sudah ada laporan dan benar terbukti ada oknum polisi yang membeking perdagangan perawan anak SMA di Bogor, maka akan segera dilaporkan kepolisi, supaya polisi menangani yang telah membeking perdagangan perawan tersebut.

Menelusuri Jual Perawan di Kota Bogor

Comments are closed.