Minyak Kuatkan Bursa Asia Akhir Pekan

Author - February 26, 2011

Minyak Kuatkan Bursa Asia Akhir PekanBerita Terbaru, Setelah dilanda aksi jual selama empat hari berturut-turut, akhirnya pergerakan saham di Bursa Asia mulai mengalami kenaikan setelah harga minyak mentah dunia mengalami penurunan. Indeks MSCI Asia Pacific pada Jumat (25/2) naik 1% menjadi 136,68, dengan lebih dari dua saham naik untuk setiap yang turun. Indeks telah turun 2,3% pekan ini, karena minyak mentah naik di atas US$ 100 per barel pertama kalinya dalam dua tahun, di tengah meningkatnya kekerasan di Libya, negara dengan cadangan minyak terbesar di Afrika.

“Saham memperbaiki penurunan baru-baru ini, dibantu dengan turunnya harga minyak,” kata Yoshinori Nagano, senior strategist di Daiwa Asset Management Co, Tokyo. Indeks Nikkei 225 dan indeks Kopsi Korea Selatan naik 0,7%, indeks S & P / ASX 200 Australia naik 0,6% dan indeks Hang Seng mengalami rally 1,8%. Hanya indeks komposit Shanghai yang melemah tipis.

Harga minyak berjangka New York turun dari US$ 103,41 kemarin, tertinggi dalam 29 bulan. Mentah untuk pengiriman April kini turun 0,7% ke US$ 96,61 per barel. Hal ini setelah Amerika Serikat, Arab Saudi dan Badan Energi Internasional mengatakan mereka dapat mengkompensasi gangguan pada pengiriman minyak Libya. “Kepastian dari Arab Saudi untuk mengangkat produksi minyak atas berhentinya produksi Libya tampaknya telah membantu,” kata Prasad Patkar, analis pada Platypus Asset Management Ltd, Sydney.

Cathay Pacific Airways Ltd, maskapai penerbangan terbesar Hong Kong, naik 3,6%. Korean Air Lines Co, operator terbesar Korea Selatan, naik 4,8%, meski menutup sepekan ini dengan terjun 9,2%. Qantas Airways Ltd, operator terbesar di Australia, naik 2,2%di Sydney.

Pegangan Pemimpin Libya Muammar Khadafi melemah setelah penasehat dekat meninggalkannya, pihak lawan konsolidasi pengawasan terhadap negara minyak kaya dari timur ini dan Swiss membekukan sebagian asetnya.

“Dunia cukup bisa mengatasi tanpa minyak Libya jika pasokan terganggu selama jangka waktu tertentu,” kata Tim Schroeders, analis pada Pengana Capital Ltd di Melbourne. “Perhatian lebih besar adalah menularnya kerusuhan sipil di seluruh Timur Tengah dan Afrika Utara.”

Hyundai Engineering & Construction Co, yang menghasilkan 38% penjualan dari Timur Tengah, naik 6,5% di Seoul, sedangkan rivalnya, Samsung Engineering Co naik 5%. Samsung memiliki eksposur terbesar ke Timur Tengah dan Afrika Utara sebesar 79% dari backlog pada kuartal ketiga.

Perusahaan Teknologi Informasi naik tertinggi di antara 10 kelompok industri dalam indeks MSCI Asia Pacific. Hynix Semiconductor Inc, produsen chip memori komputer terbesar kedua dunia, melonjak 4,1%. Lig Investasi & Securities Co mengatakan kontrak harga untuk chip akan naik pada Maret dan analis akan meningkatkan perkiraan pendapatan kuartal pertama.

Elpida Memory Inc, pembuat chip memori komputer terbesar ketiga dunia, rally 6,4% di Tokyo. Perusahaan ini telah membatalkan rencana bergabung dengan perusahaan pembuat memori Taiwan karena berlawanan dengan target perusahaan. HTC Corp, pembuat handset terbesar dunia yang menggunakan Google Inc dan Microsoft Corp untuk sistem operasinya, naik 6,8% batas harian di Taipei, atas spekulasi penjualan handset baru bulan depan akan meningkatkan pendapatan.

Toyota Motor Corp menguat 2,2% di Tokyo setelah Credit Suisse Group AG menaikkan rating produsen mobil terbesar dunia ini menjadi ‘outperform’ dari ‘netral’. Saham Toyota naik bahkan setelah perusahaan menarik 2,17 juta kendaraan Toyota dan Lexus di Amerika Serikat. AIA Group Ltd melonjak 5,7% di Hong Kong, setelah perusahaan asuransi terbesar ketiga Asia dari nilai pasar melaporkan laba lebih baik dari perkiraan. Perusahaan memiliki persentase gain terbesar dalam indeks finansial MSCI Asia Pacific.

Comments are closed.