Narapidana Lapastika Bolangi Tewas Misterius

Author - June 11, 2012

Narapidana Lapastika Bolangi Tewas Misterius, Seorang narapidana Lembaga Pemasyarakatan Narkotika (Lapastika) Bolangi, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Roni Ramli tewas misterius. Luka di wajah dan tubuh korban menjadi pertanyaan keluarga Roni.

Menurut informasi yang diperoleh, sesaat sebelum meninggal, Roni, sempat berkata dengan bahasa Makassar “sarea malli” yang artinya “saya beli”. Kuat dugaan ada sesuatu yang sempat dibeli tahanan di dalam lapas ini.

Informasi dari eks tahanan Lapastika yang ditemui, biasanya seorang tahanan yang berutang akan dipukul jika tidak membayar uutang tersebut. Apalagi, tahanan yang meninggal ini akan bebas 10 hari ke depan.

Menurut kakak kandung korban, Deriyanti, adiknya mengalami luka robek di bagian dahi, pelipis, serta bibir mengalami lebam atau bengkak. Kondisi adiknya, membuat keluarga kaget.

Mereka keberatan atas meninggalnya adik kami. Dia tanya sama tenaga medis dari lapas waktu di RS Dadi Makassar, kenapa bisa seperti kondisi adik saya seperti itu. Pihak Lapastika bilang kalau adik dia jatuh. Katanya adik saya mengamuk, baru katanya dia tidak waras.

Dua hari lalu (sebelum meninggal), adik dia sempat menelepon mereka. Dia minta dibelikan pulsa. Kalau orang seperti apakah disebut gila.

Pihak keluarga mendapat informasi kalau adiknya tersebut memiliki utang sebesar Rp 1,8 juta hingga Rp 2 juta. Namun, belum diketahui kepada siapa tahanan yang sedianya akan bebas 20 Juni, mendatang ini, berutang.

Kepala Divisi Lapas Kementrian Hukum dan HAM (Kadiv Lapas Kemenhuk-HAM) Sulsel, Purwadi Utomo, membenarkan adanya tahanan yang meninggal. Berdasarkan laporan lisan yang diterimanya dari Kalapastika, yang bersangkutan meninggal di RS Dadi, disebabkan sakit.

Narapidana Lapastika Bolangi Tewas Misterius

Comments are closed.