Pakistan Tuding AS Persempit Upaya Negosiasi

Author - June 9, 2012

Pakistan Tuding AS Persempit Upaya Negosiasi, Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Leon Panetta mengatakan, kesabaran AS mulai habis terhadap Pakistan. Pernyataan ini disikapi dengan reaksi keras oleh Pakistan dan menuding AS persempit upaya negosiasi.

Ini adalah jenis pesan publik dari seorang pejabat AS yang disikapi dengan serius oleh Pakistan. Pernyataan Panetta itu juga mempersempit ruang guna mengatasi perbedaan bilateral ini melalui negosiasi.

Sherry menambahkan, pernyataan oleh Menhan AS itu sama sekali tidak membawa dampak positif bagi hubungan kedua negara melainkan hanya meninggalkan kebuntuan. Itu sama sekali tidak membantu menyelesaikan persoalan. Namun justru membawa mereka pada sebuah jalan buntu
Seperti dikabarkan sebelumnya, dalam lawatannya ke Afghanistan Menhan Panetta mengatakan, AS mulai kehilangan kesabaran atas kebijakan Pakistan yang dinilainya melindungi sejumlah kelompok militan. Pakistan kabarnya juga mengecam pernyataan AS yang meminta Pakistan agar melakukan langkah konkret demi membasmi kelompok militan dan ekstremisme.

Tidak hanya itu, dalam kunjungannya ke New Delhi Menhan Panetta juga menegaskan meski Pemerintah Pakistan mengkritik pengoperasian pesawat pengebom tak berawak di wilayahnya, AS akan tetap melanjutkan operasi ini.

Saat ini, Wakil Menlu AS untuk keamanan Asia dan Pasifik Peter Lavoy dilaporkan tengah berada di Pakistan untuk melanjutkan negosiasi demi diakhirinya blokade atas jalur pasokan berbagai kebutuhan bagi pasukan NATO di Afghanistan. Dalam kunjungannya ke Pakistan, petinggi AS itu kabarnya akan melakukan pertemuan dengan sejumlah pejabat senior dan pemimpin militer Pakistan.

Ketegangan tengah melanda hubungan Pakistan-AS dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini terjadi menyusul AS yang mengabaikan himbauan Pakistan agar segera menghentikan serangan pesawat pengebomnya di wilayah kedaulatan Pakistan.

Meski, serangan tersebut ditujukan untuk memburu anggota militan namun bagi Pakistan serangan AS itu merupakan bentuk pelanggaran kedaulatan. Sebaliknya, Negeri Paman Sam menuding tidak didukungnya operasi pesawat pengebom AS merupakan bentuk nyata dukungan Pakistan kepada kelompok militan yang berada di wilayah itu.

Pakistan Tuding AS Persempit Upaya Negosiasi

Comments are closed.