Pasca WikiLeaks, Dunia Memalingkan Wajahnya dari AS

Author - January 25, 2011

Pasca WikiLeaks, Dunia Memalingkan Wajahnya dari ASBerita Terbaru, Dengan adanya pembongkaran oleh website pembocor rahasia WikiLeaks, AS mengatakan beberapa negara telah memberitahunya bahwa mereka kemungkinan sekarang akan kurang jujur dalam berbagi informasi.
Negara-negara ini telah memindahkan kekhawatiran mereka terhadap pemerintahan Obama bahwa informasi rahasia tersebut dan perspektif yang dibagi oleh mereka dengan AS sekarang telah menemukan jalan mereka ke dalam ruang publik, yang “adalah sebuah pelanggaran kepercayaan,” juru bicara Departemen Luar Negeri P. J. Crowley mengatakan kepada jurnalis asing di Washington.
“Dan negara-negara tertentu telah memperingatkan kami bahwa mereka kemungkinan akan kurang jujur di masa mendatang dari pada yang telah mereka alami di masa lalu. Hal ini berada di bawah kekhawatiran besar bagi kami karena ini adalah kerjasama internasional yang membantu kami menyelesaikan tantangan-tantangan dunia nyata,” ia mengatakan pada sebuah konferensi berita yang diadakan di Pusat Pers Luar Negeri Washington.
Menolak untuk melanjutkan lebih jauh secara rinci tentang penyelidikan yang sedang berlangsung, Crowley mengatakan bahwa WikiLeaks telah merusak hubungan Amerika dengan negara lainnya.
“WikiLeaks telah membahayakan kemampuan kami untuk memiliki komunikasi rahasia dengan negara lainnya. Namun yang paling penting, WikiLeaks telah membahayakan orang-orang yang berhubungan dengan AS dan diplomat kami di seluruh dunia, terutama di dalam masyarakat otoriter di mana penting bagi kami untuk memahami apa yang terjadi dan di mana informasi sulit untuk didapat,” ia mengatakan.
Perspektif penting ketika AS berusaha untuk menemukan cara untuk membuka masyarakat ini pada aktivitas maysarakat sipil yang tidak pandang bulu di sebuah negara seperti Amerika, ia mengatakan.
“Seperti yang kita telah indikasikan secara publik, mereka berusaha untuk menghubungi sebanyak mungkin orang-orang ini – mereka adalah aktivis masyarakat sipil, mereka adalah jurnalis di beberapa kasus para pejabat pemerintah. Pengungkapan nama mereka dalam rilisan kawat-kawat ini telah membahayakan karir dan di beberapa kasus membahayakan nyawa mereka.
“Kami memiliki, dalam sejumlah kecil contoh, membantu orang-orang ini pindah ke lokasi yang lebih aman, terkadang di negara yang sama; di beberapa kasus, memindahkan mereka ke negara lain. Sehingga itulah kekhawatiran kami,” ia mengatakan.
Crowley mengatakan bahwa apa yang WikiLeaks sarankan adalah tidak realistis. “WikiLeaks menginginkan transparansi di mana saja sewaktu-waktu untuk semua informasi yang berbeda. Bukan begitu aturannya,” ia berpendapat.
Pekerjaan diplomasi paling efektif ketika seseorang dapat memiliki percakapan rahasia ketika dibutuhkan juga interaksi di antara pemerintah dengan kepercayaan, Crowley mengatakan. “Apa yang penting adalah percapakan-percakapan tersebut konsisten dengan nilai-nilai kami, hukum kami.”
“Apakah Anda seorang pemerintah atau bisnis, Anda harus melindungi informasi penting. Saya selalu menggunakan contoh Coca-Cola sebagai satu teladan. Mereka memiliki sebuah formula rahasia. Jika bukan karena formula rahasia mereka, kemudian bagaiaman mereka memeprtahankan keuntungan persaingan mereka melawan beberapa cola lainnya yang memiliki sebauh formula yang berbeda?” ia bertanya.
“Atau, Jika Anda Google, contohnya, Anda memiliki sebuah alogaritma yang Anda lindungi karena alogaritma tersebut penting bagi kemampuan mesin pencari Anda, dan itulah apa yang memberikan Google kemungkinan sebuah keuntungan persaingan atas orang lain. Jika Anda tidak dapat melindungi informasi yang penting bagi bisnis Anda, maka bagaimana Anda mempertahankan persaingan?” ia mengatakan. “Sebaliknya, kami setiap hari memiliki interaksi seperti ini di mana kami memindahkan perspektif kami.”
Ada hal-hal yang harus dilindungi karena di dalam beberapa kasus banyak kepentingan berada dalam taruhan, dan banyak, banyak sekali kasus, nyawa dipertaruhkan, ia mengamati.
“Jadi WikiLeaks menyarankan bahwa seharusnya tidak ada rahasia di sini, dan saya berpikir bahwa setiap orang mengakui bahwa ada informasi yang harus dilindungi. Dan kami tidak sendirian dalam hal ini. Kami memiliki rahasia di dalam pemerintahan kami, dan pemerintah yang berinteraksi dengan kami memiliki rahasia yang mereka lindungi di dalam pemerintahan mereka.”
“Namun merupakan sifat dasar interaksi dari hari ke hari antara AS dan diplomat kami dan diplomat dunia lainnya yang memungkinkan kami untuk bekerjasama dan menyelesaikan masalah bersama,” Crowley mengatakan.

Comments are closed.