Pasien Penderita Muntah Kecoa Tak Punya Uang

Author - June 5, 2012

Pasien Penderita Muntah Kecoa Tak Punya Uang, Nurhaya Koroys (26) warga Sangowo Kecamatan Morotai Timur Kabupaten Pulau Morotai yang menderita penyakit aneh, dirawat di Rumah Sakit Daerah Daruba. Namun pihak keluarga meminta agar dipulangkan saja ke rumah karena tidak ada biaya untuk dirawat di RS. Ayah Nurhaya.

Mansur Koroys yang ditemui Kompas.com Senin (4/5/2012) kemarin, saat mendampinginya di RS Daruba, mengaku tidak punya uang untuk merawat Nurhaya secara medis. Apalagi bila Nurhaya harus menjalani operasi. Tetapi dia benar-benar tidak punya uank sedikitpun untuk membayar operasi dan biaya Rumah Sakitnya.

Pihak keluarga mengaku pasrah dengan kondisi Nurhaya. Padahal, penyakit yang diderita Nurhaya sangat parah, yakni TB kronis dengan kondisi yang sudah menjalar ke sejumlah organ tubuh lainnya, termasuk usus. Nurhaya bukan baru kali ini masuk rumah sakit, ia menderita TB sejak dua tahun lalu.

Selama menjalani perawatan di RS Daruba, Nurhaya menggunakan kartu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Itu artinya, sudah dua kali Nurhaya menjalani perawatan di RS Daruba secara gratis. Namun, pihak keluarga tetap mengaku pasrah karena tidak ada dana untuk membawa Nurhaya ke RS.

Memang gratis karena dia (Nurhaya) pakai Jamkesda. Tapi keluarganya tetap minta dipulangkan. Mungkin karena biaya lain-lain mereka merasa tidak mampu. Tetapi keluarganya meminta pihak RS untuk menyembuhkan dan merawatnya dengan baik.

Kris juga membenarkan Nurhaya sudah dua kali masuk keluar RS Daruba. Hanya saja, kali ini keluhan Nurhaya dengan menderita penyakit aneh. Nurhaya sering muntah dan buang air menyertai serangga jenis kecoa.

Pasien itu sangat kasihan dengan penyakit yang mengeluarkan muntah kecoa, dan yang diderita psien itu juga tidak mempunyai uank sepeserpun untuk biaya pengobatannya di Rumah Sakit.

Pasien Penderita Muntah Kecoa Tak Punya Uang

Comments are closed.