Penipu Proyek Atribut Kampanye Bukan Kader PKS

Author - June 16, 2012

Penipu Proyek Atribut Kampanye Bukan Kader PKS, Peluang mengeruk keuntungan dari perhelatan Pemilukada DKI Jakarta 2012 memang menarik banyak pihak. Tak terkecuali bagi MS yang mengaku dirinya sebagai anggota Partai Keadilan Sejahtera sekaligus anggota tim sukses Hidayat Nur Wahid dan Didik J. Rachbini yang diusung partai tersebut.

Hartono Putro, anggota Tim Sukses Hidayat-Didik, yang dihubungi Kompas.com, Jumat (15/6/2012) malam, membantah klaim MS. “Dia bukan kader (PKS) dan bukan anggota PKS. Makanya kami laporkan dia (ke Polda) kemarin,” terang Hartono.

Sebelum penipuan yang dilakukan MS dilaporkan Simon Pakpahan dari PT Ferdi Graha Teknik, pihak PKS dan tim sukses Hidayat-Didik sudah terlebih dahulu melaporkan MS atas tindak pidana yang sama pada Kamis (14/6/2012).

Laporan ke Polda Metro Jaya disampaikan Bendahara PKS DKI Jakarta Nasrullah. Hartono membenarkan bahwa yang dilakukan MS adalah pencatutan nama Nasrullah dan tim sukses untuk kepentingan pribadinya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya pada Jumat menerima laporan terkait penipuan yang dilakukan MS. Pelapor adalah Simon Pakpahan dari perusahaan percetakan PT Ferdi Graha Teknik (FGT) dan tujuh vendor yang terlibat dalam proyek pengadaan atribut kampanye.

Dengan membawa nama anggota PKS dan anggota tim sukses Hidayat-Didik, MS menawarkan proyek pembuatan atribut kampanye kepada PT FGT dengan nilai total Rp 58 miliar. Namun, setelah proyek selesai 100 persen, MS menghilang dan tak dapat dihubungi.

Simon bersama tujuh vendor lainnya melaporkan MS atas tuduhan penipuan dengan pasal 378 KUHP ke Polda Metro Jaya. Simon mencantumkan nilai kerugian di dalam laporan polisi mencapai Rp 400 juta. Nilai kerugian tersebut dihitung berdasarkan biaya akomodasi, hiburan, dan jalan-jalan yang diminta MS sebagai uang jasa.

Penipu Proyek Atribut Kampanye Bukan Kader PKS

Comments are closed.