Prangko Fisik Tergeser, Pemerintah Siapkan Prangko Digital

Author - June 19, 2012

Prangko Fisik Tergeser, Pemerintah Siapkan Prangko Digital, Jakarta, Peran pesan singkat (SMS) dan surat elektronik (email) telah menggeser peran prangko fisik. Untuk mengantisipasinya, pemerintah Indonesia akan menyiapkan prangko digital.

Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menjelaskan pemerintah Indonesia telah memutuskan bahwa prangko akan berada di level tinggi, bukan hanya sebagai media pembayaran (prangko sebagai pengganti biaya pengirim pos), tapi juga sebagai perangkat edukasi dan informasi.

Banyak yang percaya filateli hanya sekadar koleksi prangko, tapi sebenarnya filateli mempelajari prangko. Di dalamnya ada budaya dan bagaimana orang berkomunikasi. Sekarang bukan hanya sebuah media pembayaran tapi juga sesuatu yang berharga.

Agar prangko tetap menjadi koleksi berharga, PT Pos Indonesia berencana membuat prangko secara elektronik (electronic stamp). Upaya tersebut demi tetap melestarikan budaya filateli di seluruh dunia.

“Bagaimanapun surat yang dibubuhi prangko akan memiliki nilai sejarah tersendiri. Sehingga kita akan memadukan bisnis pos konvensional dengan digital,” kata Direktur Utama PT Pos Indonesia I Ketut Mardjana.

Diversifikasi usaha dari perangko fisik ke prangko digital tersebut sudah dilakukan oleh kantor pos di negara maju baik di benua Amerika maupun Eropa. Mesin untuk teknologi tersebut juga sudah diciptakan.

Nantinya, pengguna bisa mengirim surat melalui email di kantor pos, memilih desain kartu pos maupun surat dan tetap membubuhkan prangko, walau dengan format prangko digital.

Prangko digital tersebut bisa dibeli secara prabayar (prepaid) dan akan dapat digunakan bila pengguna menginginkan akan mengirim surat di kemudian hari. Surat atau kartu pos yang dikirim tadi, akan dicetak di kartu pos dekat lokasi tujuan pengiriman.

Sehingga surat akan tetap memiliki nilai sejarah, hanya dikirim melalui elektronik.

Saat ini, PT Pos Indonesia sedang menyiapkan segala infrastruktur teknologinya. Perkiraan Ketut, proyek prangko digital ini akan selesai dalam 1-2 tahun ke depan.

Prangko Fisik Tergeser, Pemerintah Siapkan Prangko Digital

Comments are closed.