Profil Anang Hermansyah

Author - June 19, 2010

Profil Anang Hermansyah. Berita terbaru, Sosok Anang Hermansyah dikenal memiliki banyak talenta. Sebagai pencipta lagu, ia banyak menciptakan hits-hits populer. Duet Anang-Krisdayanti dalam lagu Makin Aku Cinta pada 2001 misalnya, mencetak rekor penjualan dan merajai tangga lagu Indonesia dan negara-negara tetangga. Sempat berada di belakang layar, setelah bercerai dengan KD akhir tahun 2009,  Anang kembali tampil dan mempopulerkan Album Separuh Jiwaku Pergi.

Anang Hermansyah

Anang menghabiskan masa kecil hingga SMA di kota kelahirannya, Jember. Pria berusia yang kini 40 tahun ini sejak belia tertarik menekuni musik dan memiliki grup band. Setelah  lulus SMA dan kuliah di Universitas Islam Bandung Anang mulai aktif di dunia musik.

Di Bandung  Anang lalu bergabung dengan kelompok musik milik Doel Sumbang. Di sana ia pernah mengeluarkan album, namun  tidak sempat dipublikasikan. Perjalanan karirnya di Jakarta mulai dirintis sejak 1989. Anang  memutuskan pindah ke Jakarta dan bertemu dengan Pay Sibuarian, gitaris Grup BIP yang saat itu sedang memperkuat grup Slank.  Dari pergaulan dengan Pay dan Gang Potlot, Anang mengikuti festival Rock se-Jawa-Bali dan berhasil meraih predikat sebagai vokalis terbaik.  Anang sempat melepas sebuah album bertitel Katrina (1993) dengan grup Kidnap. Namun  album mereka tak mendapat sambutan.   Anang sempat bersolo karir sebelum akhirnya bertemu Krisdayanti yang membawa perubahan tersendiri bagi karir musiknya. Kisah cinta Anang dan Krisdayanti membuahkan beberapa buah album duet. Kolaborasi perdana mereka dalam musik lahir pada 1995. Saat itu pasangan yang sedang kasmaran ini menelurkan album berjudul Hanya Tuhan (1995)

Setahun kemudian, tepatnya  pada  22 Agustus 1996, pasangan Anang dan Krisdayanti menikah. Sebagai  kado untuk undangan yang datang ke pernikahan mereka, Anang-KD mengeluarkan album berjudul Cinta. Album itu memperoleh predikat quadruple platinum sebagai hadiah pernikahan.

Album Kasih yang menyusul setahun berikutnya kembali sukses dan menggondol Double Golden dari WMI. Dari pernikahan tersebut mereka mempunyai dua orang anak, Titania Aurelie Nurhermansyah yang lahir tahun 1998 yang diabadikan dalam album Buah Hati (1999) serta Azriel Akbar Hermansyah, lahir tahun 2000.

Selain berduet dengan sang istri, Anang juga mengeluarkan beberapa album solo diantaranya Tania (1999), Biarkanlah dan Melayang.

Album duet kelima pasangan ini yang berjudul Makin Aku Cinta pada 2001 berbuah manis. Sepuluh lagu yang sebagian diciptakan Anang dan dinyanyikan keduanya mendapat sambutan hangat dari penikmat musik di Indonesia, Malaysia dan Singapura dan negara ASEAN lainnya.  Hampir semua tajuk lagu dalam  album ini seperti Senafsu, Makin Aku Cinta, Sampai Mati,  Jangan Tak Setia, Selalu Cinta, dan Ujung Umur menduduki   posisi teratas urutan tangga lagu di radio dan televisi.

Lagu andalan berjudul sama dengan Album, Makin Aku Cinta  berjaya di berbagai ajang penghargaan musik. Pada  AMI Sharp Awards 2001 lagu ini diganjar sebagai Song of The Year,  dan keduanya menerima predikat Best Duo di ajang yang sama.  Di Planet Muzik Awards Singapura, 2002 lagu Makin Aku Cinta menjadi lagu terbaik.

Menjadi Produser

Sukses dalam menyanyi, Anang juga menjadi pencipta lagu, arranger dan produser untuk penyanyi lain, termasuk istrinya kala itu.  Anang lalu mendirikan dan mengelola studio rekaman yang diberi nama Studio Hijau.

Anang bersama sejumlah musisi beken, seperti Indra Lesmana, Abdi Negara, dan Triawan Munaf, bergabung untuk mendirikan portal musik. Portal tersebut diberi nama IM:port (Independent Music Portal) agar memudahkan produksi mereka.

Di album duet Anang-KD yang terakhir,  Dilanda Cinta (2009),  perusahaan label  IM:port yang memproduksi rekaman mereka.

Anang juga sukses menggelar Konser 3 Diva, yang melibatkan istrinya, Krisdayanti, serta Titi DJ dan Ruth Sahanaya. Bersama  Erwin Gutawa sebagai penata musik dan Jay Subiyakto, Anang menggelar konser di empat  kota besar, Jakarta, Surabaya, Bandung dan Denpasar. Konser ini dilanjutkan di Malaysia pada  25 Maret 2007.

Pria kelahiran 18 Maret 1969 mulai  merambah dunia baru, kendati tak jauh-jauh dari dunia hiburan.  Di tahun 2007, Anang menjadi salah satu juri untuk acara adu bakat yang disiarkan RCTI, Indonesian Idol 2007, Indonesian Idol 2008, dan Indonesian Idol 2010

Selain itu,  Anang juga melebarkan sayap di dunia seni peran dengan memproduseri film berjudul Susahnya Jadi Perawan. Film ini didukung Restu Sinaga, Nova Eliza, Al Fathir Muchtar, Olga Syahputra, Tio Pakusadewo, Julia Perez dan Emmie Lemu.

ASMARA

Sejak  awal pernikahan, rumah tangga Anang dan Krisdayanti sering dilanda masalah. Krisdayanti sering dikenai gosip seputar perselingkuhan dengan beberapa selebritas dan pengusaha. KD sempat dikabarkan berselingkuh dengan aktor Dicky Wahyudi, gitaris Tohpati dan Ari Sigit . Namun semua isu ini di tepis KD.  Memperingati ulangtahun pernikahan mereka yang ke-10, KD-Anang merilis album duet berjudul Sepuluh Tahun Pertama. yang berisi 14 lagu. 13 lagu diantaranya diambil dari album duet dan tiga lagu baru

Gonjang ganjing kehidupan rumah tangga pesohor ini kembali diterjang masalah pada 2009 dengan isu perselingkuhan KD dengan seorang pengusaha, Rahul Lemos.

Untuk menepiskan  isu miring tersebut sekaligus memperingati 12 tahun pernikahan mereka, Anang-KD merilis album  Dilanda Cinta (2009). Namun rumahtangga keduanya tak dapat diselamatkan lagi. Pada 22 Oktober 2009 keduanya resmi bercerai dengan hak asuh anak berada pada Anang.  Pasca perceraian, Anang mengeluarkan album baru dengan judul Separuh Jiwaku Pergi dengan single andalan berjudul sama. Album dengan 16 lagu sebagian berisi duetnya dengan KD, Makin Aku Cinta, Dilanda Cinta, Berartinya Dirimu dan sebagian lainnya adalah lagu baru. Album ini,  menurut Anang, merupakan refleksi perjalanan hidup dan cintanya bersama KD.


Comments are closed.