Puluhan Mahasiswa Kediri Tolak Pasar Modern

Author - June 4, 2012

Puluhan Mahasiswa Kediri Tolak Pasar Modern, Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Kediri Raya berunjuk rasa di halaman Balai Kota Kediri, Senin (4/6/2012). Mereka mencibir kebijakan pemkot terkait pasar modern. Aksi yang diikuti oleh sekitar empat puluh mahasiswa itu dimulai dengan berkonvoi kelililing kota. Berangkat dari perguruan tinggi swasta Uniska di Jalan Sersan Suharmaji, mahasiswa kemudian memusatkan aksinya di Balai Kota, Jalan Basuki Rahmat, untuk berorasi.

Koordinator aksi, Miftahuludin, mengatakan, menjamurnya retail membuat pedagang kecil ataupun pedagang pasar tradisional menjadi tidak berkutik, bahkan banyak yang gulung tikar. Atas kondisi ini pemerintah menurutnya hanya diam tanpa membela rakyatnya. Menjamurnya retail, kata mahasiswa semester akhir itu, disebabkan oleh mudahnya pemangku kebijakan menerbitkan perizinan.

Selain permasalahan ekonomi, mahasiswa juga menuntut dua hal lainnya, yaitu masalah kualitas pendidikan serta kasus-kasus hukum yang mendera pemkot di mana hingga saat ini menurutnya jalan di tempat.

Setelah sekitar seperempat jam menjalankan aksinya di luar pintu gerbang balai kota, mahasiswa kemudian diizinkan masuk halaman dan ditemui oleh Agus Wahyudi, Sekretaris Kota. Agus Wahyudi menyuruh mahasiswa dikawal dan dicermati, bahwa semua yang anda-anda tuntut sekarang sedang dalam proses sesuai mekanisme yang ada.

Selang sekitar sepuluh menit mendengar jawaban itu, massa akhirnya membubarkan diri sambil mengancam akan menurunkan wali kota jika rekomendasi mereka hanya bertepuk sebelah tangan.

Miftahudin menuntut adanya evaluasi perizinan ini karena cenderung kapitalis. Kesejahteraan rakyat diabaikan, semuanya akan dituntut oleh Miftahudin dengan tidak ada kesejahteraan rakyat.

Puluhan Mahasiswa Kediri Tolak Pasar Modern

Comments are closed.