Rekomendasi Saham Hari Ini (14/4)

Author - April 14, 2011

Rekomendasi Saham Hari Ini (14/4)Berita Terbaru, Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (14/4), diperkirakan akan tetap melanjutkan penguatan. Sebagai pilihan menarik, investor dapat memilih saham infrastruktur dan perkebunan pada hari ini. Menurut Widhi Indratmo, seorang analis dari Lautandhana Securities mengatakan bahwa IHSG masih akan melanjutkan penguatan pada hari ini. Peluang rebound masih terbuka lebar oleh beberapa faktor meskipun tekanan jual IHSG belum selesai.

Menurutnya, pasar Indonesia masih dibanjiri capital inflow karena Eropa masih sibuk dengan utang Yunani. Kemudian Bank Sentral Eropa (ECB) menaikkan suku bunga hanya untuk counter inflasi yang tinggi. “Kondisi ini hanya menarik aliran dana dari Asia sedikit,” katanya.

Sementara pertumbuhan ekonomi Jepang dan AS masih lambat. “Aksi The Fed mempertahankan suku bunga, mengkonfirmasi ekonomi Amerika masih butuh bunga rendah untuk tumbuh,“ paparnya. Sedangkan dari dalam negeri, sentimen positif berasal dari pembagian dividen.

Di tengah situasi ini, Widhi merekomendasikan saham Jasa Marga (JSMR). Menurutnya, infrastruktur akan kebanjiran dana karena percepatan program 6 koridor pertumbuhan ekonomi Indonesia. Terutama untuk proyek-proyek jalan raya dan tol. “Ada skema tarif tol baru yang menguntungkan operator jalan tol,” katanya.

Sedangkan saham perkebunan CPO baru mulai merangkak naik harganya. Saham pilihannya, Lonsum (LSIP )dan Astra Agro Lestari (AALI) dinilai memiliki luasa lahan kebun yang besar sehingga bisa melakukan ekspansi produksi. “Rekomendasi beli untuk semua emiten ini,”ujarnya.

Pada perdagangan Rabu (13/4), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik tipis 15,180 poin (0,40%) ke level 3.734,413.Perdagangan di Bursa Efek Indonesia didukung volume transaksi sebesar 3,884 miliar lembar saham, senilai Rp4,827 triliun dan frekuensi 99.120 kali.

Sebanyak 127 saham naik, 83 saham turun, dan 109 saham stagnan. Kendati menguat, dana asing mulai keluar dari pasar, terlihat dari transaksi jual bersih (net foreign sell) yang tercatat sebesar Rp23 miliar. Rinciannya adalah aksi jual mencapai Rp1,583 triliun dan aksi beli mencapai Rp1,559 triliun.

Comments are closed.