Rupiah Dekati Level 8.800

Author - March 3, 2011

Rupiah Dekati Level 8.800Berita Terbaru, Akibat ketidakpastiannya harga minyak dunia mengakibatkan pasokan minyak menjadi terganggu dan hal tersebut tentu saja membuat para pelaku pasar keluar dari mata uang yang dianggap beresiko tinggi seperti mata uang Asia, Rabu (2/3/2011) kemarin. Selain itu, dolar Amerika Serikat (AS) yang berhasil menguat terhadap mata uang utama dunia membuat penguatan rupiah kembali terganjal kemarin.

Namun, masih tingginya kepercayaan para pemodal berinvestasi dalam mata uang rupiah membuat mata uang lokal hanya melemah tipis. Karena secara fundamental makroekonomi rupiah masih bagus, inflasi tetap terkendali, suku bunga cukup atraktif, serta prospek ekonomi domestik juga masih bisa tumbuh diatas 6 persen.

Sedikit meredanya kekhawatiran terhadap dampak krisis politik negara – negara penghasil minyak serta positifnya bursa saham regional membuka peluang rupiah sentuh 8.800 per dolar AS. Nilai tukar rupiah pagi ini pukul 9:09 WIB ditransaksikan di level 8.808, yang berarti kembali menguat 4 poin (0,05 persen) dari penutupan Rabu kemarin di 8.812 per dolar AS.

Analis ekonomi dari PT Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih mengemukakan turunnya harga minyak brent, serta sentimen positif dari testimoni Gubernur The Fed, Ben Bernanke mengenai perekonomian Amerika didepan Konggres akan mempengaruhi pasar Asia hari ini. “Kami memperkirakan rupiah rupiah akan menguat dengan kisaran antara 8.800 hingga 8.810 per dolar AS. Bahkan sangat mungkin untuk menyentuh dibawah level 8.800 per dolar AS,” kata Lana.

Comments are closed.