Saham Terpercaya Hari Ini (7/3/2011)

Author - March 7, 2011

Saham Terpercaya Hari Ini (7/3/2011)Berita Terbaru, Pada perdagangan hari ini (7/3/2011) di Bursa Saham Indonesia akan melanjutkan penguatan. Saham-saham yang direkomendasikan bagi para investor pada hari ini diantaranya adalah ADRO, BBRI, dan JSMR. Menurut seorang analis MNC Securities, Reza Nugraha mengatakan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini masih dapat berpeluang menguat, terutama didukung faktor eksternal. IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.450 – 3.580.

Menurutnya, perbaikan data ketenagakerjaan Amerika menimbulkan optimisme pemulihan ekonomi global. Sentimen ini juga mengangkat pasar Asia, yang sebagian besar adalah negara pengekspor utama Amerika. “Apalagi demand bahan baku (komoditas) dari China dan India juga menunjukkkan kenaikan,” katanya. Kendati demikian, ketegangan di Libya terus melambungkan harga minyak mentah, berlanjut pada naiknya ongkos produksi sejumlah sektor industri, dan menekan subsidi APBN.

Namun, dampak inflasi dapat dinetralisir dengan cadangan devisa yang memecah rekor, suku bunga BI rate yang stabil di 6,85% dan investasi asing langsung (foreign direct investment) yang tinggi. Di tengah situasi ini, Reza merekomendasikan saham Adaro Energy (ADRO), didukungharga jual rata-rata tahun ini yang lebih tinggi dibanding 2010,”Rekomendasi beli dengan tergat harga mencapai Rp2.900,” ujarnya.

Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) juga menjadi pilihannya. Dengan suku bunga rendah, maka perseroan tidak perlu menaikkan suku bunga kredit, sehingga tidak kehilangan pendapatan bunga. Akuisisi Bank Agro (AGRO) juga membuat BBRI mendiversifikasi pasar kreditnya.”Investor bisa beli dengan target harga Rp7.300,” katanya. Saham lain yang dijagokan adalah Jasa Marga (JSMR). Sebanyak 11 ruas jalan tol akan dinaikkan tarifnya, sehingga berpotensi menaikkan revenue JSMR. “Rekomendasi beli dengan target harga Rp4.200,” ucapnya.

Pada perdagangan Jumat (4/3), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 48,364 poin (1,38%) ke level 3.542,903. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia didukung volume transaksi yang sangat besar mencapai 12,187 miliar lembar, senilai Rp 26,801 triliun dan frekuensi 99.542 kali. Sebanyak 131 saham naik, 80 saham turun, dan 90 saham stagnan. Bursa berhasil menguat, meskipun asing melakukan aksi jual, dengan nilai transaksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp5,906 triliun. Transaksi jual mendominasi sebesar Rp13 triliun dan transaksi beli hanya mencapai Rp7 triliun.

Comments are closed.