Seribu Perahu Semarakkan London

Author - June 4, 2012

Seribu Perahu Semarakkan London, Sungai Thames yang membelah kota London, Minggu (3/6/2012), mendadak semarak dengan 1.000 perahu berhias saat menyambut perayaan pesta berlian, 60 tahun Ratu Elizabeth II bertakhta. Ini merupakan pesta tersemarak di Sungai Thames sejak 350 tahun lalu.

Ratu Inggris Elizabeth II (86) memimpin langsung perayaan dalam sebuah perahu sightseeing yang disulap menjadi semacam panggung, ”The Spirit of Chartwell”, bersama sang suami, Pangeran Philip (90). Ikut serta di perahu itu segenap anggota kerajaan, termasuk putra mahkota Pangeran Charles; putra tertuanya, William, bersama istrinya, Kate Middleton William; dan Harry, adik William.

Ratu Elizabeth II mengenakan gaun putih, topi putih, serta mantel putih dan perak saat dibawa menuju perahu yang disulap menjadi pentas kehormatan di tepian Sungai Thames. Di belakang perahu Ratu ikut melaju ratusan perahu, dari perahu dayung panjang yang dikayuh para atlet Olimpiade Inggris sampai kapal uap berhias. Ratu Elizabeth sangat anggun sekali saat ia memakai gaun putih tersebut, ia sangat menawan menggunakan gaun itu.

Terdapat pula sebuah kapal bersejarah pada Perang Dunia II, perahu motor Torpedo 102. Kapal itu di masa lalu mengangkut komandan pasukan sekutu, Jenderal Dwight Eisenhower dan Perdana Menteri Inggris waktu itu, Winston Churchill, saat menginspeksi kapal perang sekutu sebelum melakukan invasi ke Perancis yang dikuasai tentara Nazi pada tahun 1944.

Pesta di Sungai Thames itu dilukiskan termeriah sejak pesta yang diselenggarakan Pangeran Charles II dan permaisurinya pada tahun 1662.kemeriahan pesta tersebut tidak ada yang menandingi lagi, pesta di Sungai Thames itu paling meriah dari pesta-pesta yang lainnya.

“Armada” sungai yang dipimpin Ratu Elizabeth itu diujungtombaki sebuah kapal pesiar yang membawa delapan lonceng raksasa, yang terus berdentang saat bergerak di sungai. Dentangan lonceng kapal ini kemudian disambut dentangan lonceng-lonceng gereja yang dilewati armada.

Perjalanan armada perayaan di Sungai Thames ini memakan waktu sekitar empat jam untuk menempuh jarak 11 kilometer ke bentangan paling terkenal, Tower Bridge, tempat Ratu turun dari kapal pesiarnya. Ratu Elizabeth II menjadi ratu pertama, sejak Ratu Victoria pada tahun 1897, yang berkesempatan merayakan 60 tahun bertakhta di Inggris Raya.

Di seantero Inggris Raya, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara juga dilangsungkan pesta jalanan untuk menandai pesta berlian ini. Sementara itu, PM Inggris David Cameron juga melangsungkan pesta perayaan untuk Sri Ratu di kantor PM di Downing Street secara tertutup. Pesta perahu meriah di Sungai Thames ini juga menjadi penanda harapan akan suksesnya London menjadi tuan rumah pesta olahraga Olimpiade pada musim panas ini.

Empat hari penuh Inggris berpesta merayakan takhta Sri Ratu. Menanggapi hal ini, para pengamat ekonomi mengingatkan, bertambahnya hari libur bisa-bisa menambah kesulitan Inggris, yang ekonominya tengah terpuruk. Bahkan, Inggris diperkirakan mengalami resesi yang lebih panjang.

Namun, sejumlah jajak pendapat menunjukkan, meriahnya perayaan ini bisa mendongkrak dukungan terhadap monarki Inggris. Dukungan rakyat sempat terpuruk pada 1990-an akibat sejumlah perceraian anggota keluarga kerajaan serta kematian putri terpopuler Inggris saat itu, Putri Diana, dalam kecelakaan mobil di Paris tahun 1997.

Hari Senin ini, perayaan berlanjut dengan pergelaran konser musik pop di Istana Buckingham, di antaranya mengetengahkan salah satu anggota Beatles terkenal, Paul McCartney. Pesta ditutup dengan upacara misa di Katedral St Paul, London.

Ratu Elizabeth merasa bangga dengan adanya pesta yang paling meriah dibanding pesta yang lainnya. Ia sangat senang dengan merayakan pesta berlian itu, dan ia merasa hebat.

Seribu Perahu Semarakkan London

Comments are closed.