Telkom Berburu Game Lokal

Telkom Berburu Game Lokal. Berita terbaru, Untuk meramaikan portal game yang dikembangkannya, Telkom menargetkan sekitar 260 game baru. Jumlah game baru tersebut dibutuhkan untuk menggenapkan total game yang tersedia di situs itu menjadi 400 buah game.
Telkom Berburu Game Lokal
“Hingga akhir tahun, kami menargetkan ada 400 game di portal tersebut,” kata Komang Budi Aryasa, SM Content Aggregation and Incubation Telkom, pada keterangannya, 5 Juli 2010. “Seluruh game tersebut adalah game buatan pengembang lokal,” ucapnya.

Sebagai informasi, saat ini di portalnya http://game.telkomspeedy.com/portal/speedygamers, Telkom baru menyediakan sebanyak 138 buah game.

“Mudah-mudahan target kami menyediakan 400 buah game sudah tercapai pada Oktober 2010 ini,” kata Komang. “Kami tidak ingin hanya menyediakan sedikit game, dan 138 game yang ada saat ini juga masih dipasok dari luar negeri, misalnya Korea Selatan,” ucap Komang.

Komang menyebutkan, untuk mendorong pencapaian target tersebut, Telkom akan membantu para pengembang game di Indonesia. “Termasuk para pemula yang ingin mengembangkan game,” ucapnya.

“Salah satu upaya yang dilakukan Telkom adalah mengadakan semacam kursus dan pelatihan kepada setiap masyarakat yang ingin mengembangkan game,” kata Komang. “Adapun lokasi pelatihan dan kursus pengembangan game berada di tiap Creative Center milik Telkom bernama Digital Lounge (Di-Lo),” ucap Komang.

Di-Lo, sebut Komang, merupakan Creative center yang pertama diresmikan oleh Telkom. Saat ini Di-Lo baru terdapat di Mall of Indonesia (MoI) Kelapa Gading, Jakarta.

“Di Tahun 2010 rencananya Telkom juga akan membangun sekira 10 Di-Lo lainnya dengan menggandeng sejumlah mitra,” kata Komang. “DiLo di MoI dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti 200 komputer, 13 private room, 3 VIP room yang masing-masing berkapasitas 10 orang, 2 function room yang berkapasitas 8 orang, lounge, perpustakaan, dan sebuah gadget store,” ucapnya.

Koman menyebutkan, Telkom juga mengadakan kursus bagi pengembang game lokal, nantinya game-game mereka yang laik dapat kami pasarkan di portal game Speedy, atau game mobile untuk Flexi dan Telkomsel. “Pokoknya kami juga berupaya menjembatani para pengembang game,” ucapnya.

Pengembangan Di-Lo juga tak hanya terbatas di Jakarta. “Ada sepuluh titik lain yang akan dibangun Telkom, di antaranya, dua di Surabaya, tiga di Bandung, Yogyakarta dan Medan,” kata Komang. “Pembangunan Di-Lo menelan biaya ratusan miliar rupiah, pasalnya untuk membangun Di_lo di Jakarta saja investasi Telkom mencapai sekitar Rp3,8 miliar,” .

Comments are closed.