Teluk Wondama

Author - October 6, 2010

Teluk Wondama. Berita terbaru, Pemerintah menetapkan tanggap darurat banjir bandang di Kota Wasior, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, selama dua minggu. Setelah masa tanggap darurat selesai, baru akan dilakukan pembersihan, rehabilitasi dan rekonstruksi lokasi bencana.
Teluk Wondama
”Setelah tanggap darurat selesai akan dibersihkan, lalu kemudian ada tahap rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujar Menko Kesra Agung Laksono di Istana Presiden, Jakarta, Rabu (6/10/2010).

Pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp800 juta untuk masa tanggap darurat. “Yang sudah dikirim Rp300 juta dan hari ini akan ditambah lagi oleh kepala BNPB, mungkin sekira Rp500 juta. Juga bantuan dari Pemprov sendiri dan bantuan barang-barang yang bisa dipakai. Kalau uang saja di sana bisa belanja apa?” paparnya.

Setelah masa tanggap darurat selesai, kata dia, baru akan dihitung berapa jumlah kerugian yang dialami. “Seluruh biaya untuk perawatan korban semua ditanggung pemerintah, yang meninggal tentu kami akan pikirkan. Tapi saya belum bisa menyebutkan angkanya, kita pikirkan angkanya,” tambahnya.

Agung mengatakan, Kementrian Kesehatan sudah menerjunkan tim medis ke lokasi bencana dan Kementrian Sosial sudah mengirimkan tenda tambahan, tempat tidur dan tilam. “Gubernur kita instruksikan tidak boleh kemana-mana, dan hari ini kepala BNPB akan berusaha masuk ke lokasi dengan menggunakan helikopter,” kata dia.

Kemungkinan, jika situasi memungkinkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan meninjau langsung lokasi bencana. “Saya akan ke sana kalau nggak hari Sabtu atau Minggu, setelah diharapkan runway-nya bersih. Dari situ kemudian kita lihat kemungkinan Presiden datang,” tandasnya.

Comments are closed.