Teori Cincin Saturnus

Author - December 15, 2010

Teori Cincin SaturnusBerita Terbaru, Kita sebagai orang awam mungkin jauh dari pengetahuan sekitar galaksi yang berada di alam semesta ini. Maka dari itu, sangat perlu jika kita sedikit tahu akan hal ini. Pastinya kita tahu dengan planet tata surya kita. Tahukah anda dengan planet Saturnus? Planet Saturnus adalah planet yang dikelilingi oleh sebuah cincin. Disini kita akan membahas tentang teori asal muasal terbentuknya cincin Saturnus tersebut yang telah diteliti oleh sekelompok peneliti asal Southwest Research Institute di Boulder, Colorado, Amerika Serikat.

Seperti yang kita ketahui bahwa cincin saturnus adalah salah satu misteri besar yang sampai saat ini belum terpecahkan. Akan tetapi, dari bukti-bukti yang baru mengatakan cincin itu terbentuk dari hasil pecahan bulan. Bulan tersebut belum diketahui namanya dan diperkirakan telah hilang sekitar 4,5 juta tahun lalu. Kemungkinan penyebab menghilangnya bulan tersebut disebabkan oleh piringan gas hidrogen yang sempat hadir di sekeliling saturnus. Saat puluhan bulan milik planet Saturnus itu terbentuk, karena ada sebuah dorongan yang mengakibatkan jatuh ke area Saturnus.

Menurut salah satu peneliti dari Southwest Research Institute mengatakan bahwa cincin spektakuler dengan pernuh warna itu adalah sebuah bukti yang tersisa. Sebelum bulan yang menghilang tersebut, Saturnus telah mengambil lapisan es terluar milik planet itu dan membentuk cincin. Teori ini bisa dibilang masuk akal. Bulan-bulan yang mengitari Saturnus saling beradu atau asteroid telah menabrak ke beberapa bulan itu hingga debu dan partikel pecahannya membentuk sebuah cincin.

Yang jadi masalah, bulan-bulan milik Saturnus terdiri dari separuh es dan separuh bebatuan, sedangkan ketujuh cincin yang dimiliki planet itu 95 persennya terdiri dari es. “Bahkan mungkin sebelumnya seluruh material cincin itu adalah es,” ucap seorang peneliti tersebut. Jika cincin terbentuk dari tabrakan antar bulan atau asteroid yang menabrak bulan, seharusnya ada lebih banyak bebatuan di cincin planet Saturnus. “Sesuatu telah merampas es milik sebuah bulan yang besar dan meninggalkan es itu menjadi cincin Saturnus,” ucap Canup.

Saat ini, diketahui bahwa Saturnus telah memiliki 62 buah bulan dan 53 diantaranya sudah memiliki nama.

Comments are closed.