Tertangkap Saat Menjambret, Eko Gagal Pulang Kampung

Author - July 25, 2012

Tertangkap Saat Menjambret, Eko Gagal Pulang Kampung, Niat Eko Hermawan (20) pulang kampung, akhirnya berantakan. Pasalnya, dia tertangkap satuan tugas Kepolisian Sektor Metro Palmerah sehabis menjambret di Gang Delima, Jalan H Senen, Palmerah, Jakarta Barat. Warga asal Lampung yang bertempat tinggal di Jalan Asofa I, Kebon Jeruk, Jakarta Barat ini dibekuk polisi karena melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

“Saya baru enam bulan di Jakarta, saya melakukan pencurian untuk makan sehari-hari,” kata Eko di Polsektro Palmerah, Selasa (24/7/2012).

Ia mengatakan, dirinya merupakan seorang pengangguran. Sudah coba melamar kesana-sini tapi tidak juga mendapatkan pekerjaan lantaran tidak ada ijazah SD sekalipun. “Berhenti sekolah sejak kelas enam SD karena kasihan sama orangtua,” ujarnya.

Selanjutnya, Eko yang tinggal bersama seorang kakaknya berniat untuk pulang kampung jelang Hari Raya Idul Fitri nanti, namun naas niatnya tersebut terancam gagal karena tertangkap. “Tidak apa-apa orangtua tahu saya tertangkap,” katanya.

Kanit Reskrim AKP Bambang Handoko memaparkan kejadian penjambretan yang dilakukan Eko tersebut pada pukul 19.00 WIB. Saat itu Maya Anggraeni, mahasiswi Bina Nusantara, keluar Gang Delima. Tiba-tiba dicegat oleh Eko dengan menodongkan obeng di lehernya. Bahkan Eko meminta Maya untuk memberikan handphone BlackBerrynya.

Setelah berhasil mendapatkan handphone tersebut, pelaku kabur sambil menarik kalung korban. Maya langsung berteriak. Warga setempat yang mendengar teriakan tersebut langsung mengeroyok pelaku. Beruntung ada polisi yang sedang bertugas, sehingga Eko berhasil diamankan.

“Semua barang bukti terjatuh saat pelaku dikeroyok massa. Handphone berhasil ketemu, namun kalung emas putih korban hilang,” kata Bambang.

Pelaku kini diamankan di ruang tahanan Mapolsektro Palmerah, dan dikenakan Pasal 365 dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

Tertangkap Saat Menjambret, Eko Gagal Pulang Kampung

Comments are closed.