Tips Membeli Mobil Bekas

Author - August 6, 2011

Tips Membeli Mobil BekasBerita Terbaru, Bagi anda yang merasa awam mengenai spesifikasi mengenai mobil, anda berada di tempat yang tepat karena saya akan memberikan beberapa tips penting agar disaat anda membeli mobil bekas, anda tidak akan merasa kecewa. Membeli mobil bekas, kita harus lebih teliti dalam memeriksa kondisi mobil bukan hanya dari luarnya saja. Meskipun dari luar terlihat mulus, anda jangan langsung terpancing untuk membelinya. Hal penting dalam membeli mobil bekas terutama adalah kesabaran. Sebab, meski uang yang dimiliki sudah lebih dari cukup, tetaplah sabar dan teliti dalam memilih, tidak usah terburu-buru.

Carilah informasi sebanyak-banyaknya baik dari internet, majalah maupun surat kabar mengenai kekurangan dan kelebihan tipe mobil yang sedang anda incar agar nantinya tidak kecewa. Misalnya info mengenai harga jual kembali, perawatan suku cadang yang murah dan mudah didapat, mesin bandel, bensin irit, serta tingkat kenyamanan dalam berkendara. Hal kedua yakni mengetahui dan mencatat rentang harga standar mobil yang sedang diincar, karena harga mobil bisa berbeda, tergantung dari kondisi barang dan aksesoris tambahan seperti tape, ban, dan velg.

Ketiga, jika anda kurang mengerti mengenai mobil, ada baiknya anda membawa rekan yang mengerti mengenai mesin mobil dan kondisi mobil, misalkan rekan anda yang bekerja di bengkel mobil. Keempat, jika anda merasa sudah sedikit mengerti mengenai kondisi mobil, anda bisa melewatkan tips yang ketiga tadi. Janganlah lupa membawa senter untuk melihat bagian bawah mobil seperti bodi dan chasis. Maka dari itu, jika anda penjual yang menyuruh anda untuk mengecek mobilnya pada malam hari, sebaiknya anda harus lebih berhati-hati dan usahakan untuk melakukan pengecekan pada siang hari.

Saat melakukan pengecekan dimulai dari mesin, bukalah kap mesin dan periksalah semua bagian dengan teliti. Hidupkan mesin, bila mesin baik, lampu indikator tekanan oli akan segera mati dan bunyinya terdengar rata. Perhatikan juga asap knalpot, bila berwarna biru atau hitam berarti ada yang tidak beres. Setelah melakukan pengecekan pada bagian mesin, sekarang berlanjut pada bodi atau chasis. Hal pertama yang dilakukan adalah naikkan salah satu roda ke tempat yang lebih tinggi, misalnya trotoar. Buka dan tutup semua pintu. Bila tidak bisa menutup dengan sempurna kemungkinan besar pernah mengalami benturan atau tabrakan.

Periksa juga bagian yang rawan karat, seperti talang air di bagian atap mobil, jendela, pintu, spakbor, knalpot dan bagasi. Namun yang paling penting pastikan untuk periksa kolong mesin, untuk memastikan bila ada kebocoran oli. Beralih ke bagian suspensi, tekan masing-masing sisi mobil kebawah secara bergantian. Sisi yang ditekan harus naik lebih tinggi dari posisi semula dan turun lagi ke posisi saat di tekan. Terakhir yakni memeriksa ban, apakah sudah aus atau belum. Kelima, bawa uang secukupnya, Rp200 ribu sampai Rp 1 juta sebagai tanda jadi kepada penjual agar mobil tidak dijual ke orang lain selama masih dalam penawaran Anda. Usahakan transaksi di dealer, rumah penjual atau pemilik mobil, agar jika ada masalah lebih mudah dikomplain

Keenam, mengenai Surat Dokumen Kendaraan, harus diperhatikan dan diperiksa bahwa seluruhnya adalah asli dan sah (BPKB, STNK, Faktur, dan dokumen lainnya). Tentu saja Anda harus memilih dealer terpercaya, yang bisa menjamin keabsahan surat-surat ini Terakhirnya, lihatlah service berkala mobil (jika ada) atau kartu ganti oli yang menunjukkan pemilik mobil setidaknya rutin merawat kendaraan.

Bagi anda yang ingin mengetahui info harga mengenai mobil bekas, anda bisa berkunjung ke www.infoharga.harianberita.com

Comments are closed.