Yogyakarta Bangun HM Soeharto Center

Author - June 9, 2011

Yogyakarta Bangun HM Soeharto CenterBerita Terbaru, Coba anda lihat bagaimana nasib bangsa Indonesia dari masa pemerintahan Presiden HM Soeharto sampai sekarang? Tentunya jika dipikir kembali, meski Soeharto telah melakukan korupsi namun dalam membangun Indonesia ke arah yang lebih baik telah nyata dilakukan. Dalam rangka merayakan hari ulang tahun Soeharto yang ke-90 yang bertepatan pada hari ini, Kamis 8 Juni 2011, sejumlah tokoh akan menggelar sarasehan “Menggali Pemikiran Bapak HM Soeharto Tentang Pembangunan Menuju Bangsa Indonesia Yang Lebih Baik” yang akan diadakan di hotel Le Meridian malam ini.

Selain itu, akan dibangun juga Pusat Kajian Jenderal Besar HM Soeharto di Yogyakarta dengan nama HM Soeharto Center. Acara malam nanti akan dimoderatori oleh Ismet Fanani, Guru Besar Deakin University, Melbourne Australia. Ada pula beberapa narasumber yang akan ikut menyuarakan pembahasan malam nanti seperti adik Soeharto yakni Probosutedjo, Haryono Suyono, Sri Edi Swasono, Prabowo Subianto, Maftuh Basyuni, Jimly Asshidiqie, dan Bungaran Saragih. “Beberapa pemikiran Bapak HM Soeharto relevan untuk dikaji dan dikembangkan bagi masa depan negara, untuk itu kami berusaha mengambil sisi baik dengan mendirikan H.M. Soeharto Center,” kata Maftuh Basyuni, Rabu 8 Juni 2011.

Probosutedjo yang turut memprakarsai pembangunan H.M. Soeharto Center menyesalkan tuduhan yang selama ini menimpa kakaknya. “Saya tidak senang Pak Harto dicaci maki terus ya, ini salah satu alasan kenapa saya memprakarsai pusat pengkajian ini. Sekarang begini lho, kalau dia dituduh KKN, Buktinya KKN itu mana?” kata adik kandung Soeharto itu. Sementara menurut Prabowo Subianto, Pak Harto adalah orang yang sangat memegang nasionalisme. Orang-orang terpilih dalam kabinet Presiden kedua Republik Indonesia itu umumnya terdiri dari profesor ataupun dekan universitas pilihan.

“Kepemimpinan beliau tidak lepas dari orang-orang yang capable di negeri ini, dalam setiap pemikiran dan kebijakan beliau itu yang mendorong adalah nasionalitas. Maka itulah, beliau memilih orang-orang terpintar yang ada di republik,” kata Prabowo Subianto. Menurutnya, kepemimpinan Pak Harto sempat membuat Indonesia dijuluki Macan Asia dan banyak negara tetangga yang meniru Indonesia di jaman orde baru. “Beliau tidak melihat latar belakang suku, tapi orang yang paling pintar itu yang diambil. Keberhasilan itu paling tidak dalam 20 tahun pertama orde baru,” lanjutnya.

Namun dia sepakat dengan Bungaran Saragih bahwa kepemimpinan Pak Harto kala itu terlalu lama. “Tapi itu salah kita juga, pada saat pak Harto mau turun kita bilang ‘Jangan turun, seluruh rakyat menghendaki bapak’ saya tahu beliau pernah memanggil 11 tokoh bangsa, ada Pak Habibie juga waktu itu dan beliau tanya ‘Bagaimana apakah saya harus Maju?’ Dan semua serempak menjawab: Ya Bapak harus tetap maju. Jadi ya kita ikut salah,” ujar Ketua Partai Gerindra itu. Rencananya, setelah beberapa workshop, bangunan H.M Soeharto Center akan didirikan di tanah milik Probosutedjo di Jalan Mangkubumi Yogyakarta.

“Saya rasa saat ini Pak Harto sedang mengalami perubahan imej yang sama (dengan jaman Bung Karno). Ini lampu kuning menuju ke hijau. Jadi kenapa Pak Harto menonjol menurut saya karena kekecewaan orang kepada tim yang sekarang berlaku, pada kinerja tim yang dipimpin Presiden sekarang,” ujar mantan ketua MK, Jimly Asshidiqie. Tujuan didirikannya H.M Soeharto Center ini untuk memberikan sumbangan pada bangsa dan negara tentang pemikiran-pemikiran pembangunan Indonesia saat ini dan di masa mendatang dalam berbagai bidang seperti Ekonomi, Politik dan Manajemen Negara. Selain itu juga akan dibangun masjid dalam pusat pengkajian ini.

Comments are closed.